F A N A

F A N A

  • WpView
    LECTURI 156
  • WpVote
    Voturi 102
  • WpPart
    Capitole 10
WpMetadataReadPentru adulțiÎn curs de desfăşurare
WpMetadataNoticeUltima publicare lun, apr 5, 2021
WpInfo
Ficțiune
Dragoste
"Gue harap kepercayaan dan kebersamaan yang telah di buat selama ini bisa terjalin hingga tua nanti." Mentari. "Didalam kepercayaan bisa mengandung kekuatan yang akan merubah orang yang tak dikenal menjadi orang spesial, begitu pun sebaliknya. Kepercayaan juga membuat orang menjadi berani, berani merelakan apa yang ia punya di dalam kehidupan nya. " Senja. "Gue harap dengan adanya hubungan antara gue, lo dan mereka bisa menerima kekurangan dan kelebihan yang kita punya walaupun dari sudut pandang berbeda." Senja "Menerima kekurangan seseorang yang tidak bahagia ketika bersama apakah itu yang dinamakan hubungan? Bukan, itu hanyalah sifat egois semata. Gue ikhlas, ketika Lo pergi dengan seseorang yang membuat Lo nyaman. Meski hati berat untuk menerimanya." Senja dan mentari ngomong secara bersamaan. "Gue ga mau Lo di samping gue cuman karena rasa kasihan. Beri kenyamanan pada nya dengan hati tulus, sebab ketulusan yang mengaturnya." Senja. "Jangan pikirkan keadaan gue. Gue akan mencari sebuah ketulusan yang tak pernah ada rasa kasihan. Meski bukan Lo orangnya. Gue merelakan Lo demi kebahagiaan Lo." Senja. Gue percaya senja akan kembali setelah mentari pergi. Apakah senja akan bersatu setelah mentari pergi?
Toate drepturile rezervate
Alătură-te celei mai largi comunități de povestiri din lumePrimește recomandări personalizate de povești, salvează-ți favoritele în biblioteca ta și comentează și votează pentru a-ți dezvolta comunitatea.
Illustration

S-ar putea să-ți placă și

  • 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️
  • dimana janji tersebut
  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Tepian Semu || Lilynn✅
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • Dua Jejak (novel teaser)

‼️F I K S I‼️ 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 (adj) : tak tergantikan 🍀🍀🍀🍀🍀 "Buat Kakak," ucap seorang wanita muda mengeluarkan sebuah amplop putih yang tercantum nama sebuah rumah sakit. "Buat aku? Rumah sakit? Kamu sakit?" tanyanya yang dibalas gelengan kepala oleh sang kekasih. Angkasa mengernyitkan keningnya, tangannya meraih amplop tersebut dan membukanya. Seketika wajahnya berubah pias seolah darah direnggut paksa dari wajahnya hingga membuat pucat sempurna seiring iris kembar legamnya menelusuri deretan kata yang tertera diatas kertas putih tersebut. "Aku hamil, Kak. Kata dokter anak kembar dan umurnya sudah 3 minggu." Seiring kalimat itu terucap, nadanya merendah hampir tak terdengar kalau Angkasa tidak memberi fokus padanya. "Gimana bisa? Senja, kita baru ngelakuin itu sekali. Enggak mungkin langsung jadi. Senja, bilang sama aku. Ini bukan anak aku kan?!" "Bukan anak kamu? Kakak nuduh aku ngelakuin itu sama orang lain, iya?" "Gak mungkin. Keluargaku gak punya keturunan kembar. Gak mungkin itu anak aku, Senja! Bilang sama aku, siapa yang udah menghamili kamu?" Setetes air terjun bebas dari pelupuk mata. Hatinya terluka begitu dalam sebab kalimat yang terucap bagaikan belati yang menyayat setiap lapisan hatinya. Senja sama sekali tidak pernah menyangka jika kalimat itu terucap dari bibir pria yang kerap kali menyatakan besarnya cinta yang dimiliki untuknya. Lantas apa sekarang? Dimana rasa cinta yang selalu digaungkan di telinganya itu? Bahkan Senja mendadak kehabisan kata. Senja seperti tak mengenal sosok didepannya. Asing. "Gugurin. Kalau kamu masih cinta sama aku, gugurin. Aku bakalan tetap menerima kamu asal kamu gugurin kandungan kamu." Kalimat terakhir yang Senja dengar sebelum kaki jenjangnya membawa tubuhnya melangkah pergi dari hadapan pria yang dicintainya itu tanpa ada niatan menoleh sedikitpun ke belakang meninggalkan Angkasa yang masih diam seribu bahasa tanpa berniat mengejarnya.

Mai multe detalii
WpActionLinkLinii directoare referitoare la conținut