½ Flower
  • WpView
    reads 2
  • WpVote
    Stemmen 0
  • WpPart
    Delen 1
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd zon, mrt. 22, 2020
Ini adalah kisah tentang nya, yang hidup dalam dunia menyedihkan. Ia tak kemana-kemana. Tetap diam di dalam kaca yang terisi penuh dengan air. Bagai bunga memeluk karang yang terluka. -
Alle rechten voorbehouden
#1
indonesiawriters
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Rude Beautiful Girl [Sudah Terbit]
  • A Love Lost Beneath the Blue
  • TAK BERJUDUL
  • Senandika : Titik Temu
  • First Love And Last Love(✔)🔚
  • Setelah Langit Berbisik
  • Waktu?
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Cinta Berbalut Puisi
  • Senja Yang Sunyi

Diandra Putri, wanita dingin dengan pahatan sempurna di wajahnya. Dia tidak akan segan untuk melayangkan tinjuan pada siapa saja yang mengganggu ketenangannya. Banyak yang menyatakan cinta pada Diandra, tapi selalu berujung dengan penolakan disertai kalimat kejam dari bibir mungil wanita itu. Hingga satu makhluk menyebalkan datang dan selalu mengusik ketentramannya. Alexandro Wijaya, si biang kerok yang punya sejuta cara untuk meluluhkan hati wanita. Wajah tampannya tak jarang membuat kaum hawa dengan berani mengungkapkan perasaannya. Alex menerimanya, untuk sekedar bermain-main. Sampai ia bertemu wanita kasar yang sifatnya begitu dingin. Untuk pertama kali dalam hidupnya, dia setuju bahwa ada wanita cantik di muka bumi ini. "Apaan?! Lo masih mau nyelakain gue?!" sungut Alex sambil terus mengipas matanya dengan tangannya yang besar. "Kenapa lo selalu ganggu gue?" Nada bicara Diandra begitu rendah dan dingin. Bagaimana perjuangan Si Biang Kerok mengejar cintanya, Putri Es? Highest rank: #3 in 'puisi' at 201018 #1 in 'teenfiction' at 281218 #3 in 'cinta' at 281218 #4 in 'love' at 281218 #1 in 'percintaan' at 281218 *** Cerita ini pure bin murni hasil imajinasi dan renungan keras author. Mohon dihargai dengan cara terbaik versi kalian.

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen