Story cover for Islammu Maharku (Sudah Terbit) by mrsxmslmah_
Islammu Maharku (Sudah Terbit)
  • WpView
    Reads 365,652
  • WpVote
    Votes 51,814
  • WpPart
    Parts 66
  • WpView
    Reads 365,652
  • WpVote
    Votes 51,814
  • WpPart
    Parts 66
Ongoing, First published Mar 23, 2020
Versi Revisi ada dibuku

****

"Aku mencintaimu, tapi kenapa kau menolakku? Aku tampan, pintar, populer dan aku bisa melakukan apa pun dengan mudah. Apa yang kurang dariku?" -Zhang Yi

"Kau sangat tampan. Wanita mana pun jika dijadikan kekasih olehmu mustahil untuk menolaknya. Tapi maaf, aku tidak bisa." -Hayfa

Hayfa Luthfiana, mau tidak mau harus meneruskan kuliahnya di Korea Selatan. Ini semua karena bibinya yang dengan sengaja mendaftarkan Hayfa untuk mendapatkan beasiswa kuliah di Seoul National University dan lucunya ia diterima.
Di hari pertamanya menginjakkan kaki di kota Seoul ia sudah mendapatkan masalah. Hayfa bertemu seorang pria asing yang meminjam ponselnya lalu tiba-tiba pria itu kabur dengan membawa ponselnya dan masalahnya lagi, ternyata pria itu adalah senior terkenal sekaligus asisten dosen kelas bahasa di kampusnya.

***

Story by: Marisa Laora
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Islammu Maharku (Sudah Terbit) to your library and receive updates
or
#450islam
Content Guidelines
You may also like
My Ustadz My Crush [SELESAI] by AbiyaFatma14
32 parts Complete
Sebuah kisah yang bercerita tentang seorang laki laki yang terlalu larut dalam duka atas kepergian calon istrinya satu hari sebelum hari pernikahannya. Hal itu membuat kepribadiannya berubah seketika, dia menjadi pribadi yang sangat dingin. Hari demi hari berlalu, bulan demi bulan pun berlalu hingga tahun juga ikut berganti. Namun hatinya masih tak kunjung bisa membaik ataupun sembuh. Hingga pada suatu saat dirinya dipertemukan dengan seorang gadis kecil yang pemberani, walau sosok Hamzah sudah terkenal sangat keras, galak, dan sangat disiplin namun gadis itu sama sekali tidak takut pada Hamzah. Seorang gadis yang tak pernah bisa dia bayangkan akan masuk kedalam hidupnya. Seorang gadis yang akhirnya bisa mengembalikan warna pada hidup seorang Hamzah Haizh Dzakaria. 🌻 Zahrabil Hunna Tustamma : Cinta itu kita yang tentukan pada siapa jatuhnya, tapi jodoh itu hanya Allah yang tentukan. Allah akan memberikan jodoh yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan. 🌵 Hamzah Haizh Dzakaria : Allah itu sudah tentukan jodoh kita bahkan 500 tahun sebelum kita dilahirkan. Jadi jangan khawatir, kalo emang jodoh, sesulit apapun itu, sejauh apapun, Allah akan tetap menyatukan kita di waktu yang telah ditentukan. "Hamzah tau Zahra tapi Hamzah nggak kenal Zahra. Hamzah tau banyak hal tentang Zahra tapi Hamzah masih aja nggak bisa kenalin Zahra. Dari Zulfa Hamzah percaya satu hal, ternyata bener kata dia. Zahra, nggak ada yang bisa bener bener tau tentang Zahra"
You may also like
Slide 1 of 10
SENJA UNTUK ALESHA  cover
Imam Untuk Aisyah cover
Takdirku Untukmu (END) cover
Catatan Hijrah cover
Arsyilazka cover
ALESYA (END) cover
cinta tulus arka cover
 Tunggu Aku Dirumahmu Ukhti  cover
Cinta Sejati  cover
My Ustadz My Crush [SELESAI] cover

SENJA UNTUK ALESHA

46 parts Complete

Hai, namaku Alesha Zahrasyla. Sengaja ku tulis cerita ini untuk mengenang orang-orang berharga yang pernah ada di beberapa episode hidupku. Di episode pertama, kalian akan menemukan Jihan. Dia sahabatku. Dia humoris, humble, tapi terkadang karakternya tercipta dengan sedikit berlebihan. Di episode kedua, kalian akan menemukan seseorang yang sebenernya aku sangat menyayanginya, tetapi aku sangat bertolak belakang saat dia kembali lagi bersamaku, aku sangat kecewa kepadanya. Di episode ketiga, kalian akan menemukan sosok yang sangat aku cintai dan aku berharap bahwa dia dan aku akan saling mencintai lebih lama. Di episode terakhir, kalian akan menemukan sosok Alesha yang begitu kacau dan tak tau arah. Dan di situlah bagian dari cintanya muncul, meyakinkan bahwa dirinya harus tetap hidup dan tumbuh sebagai ungkapan syukur dari beberapa episode yang sempat ia kufuri kenikmatannya dari sang Pencipta. "Cinta itu tulus, tidak mengharap imbalan, juga tidak diperhitungkan."