Selamat membaca❤
Kritik, saran, tanggapannya dibutuhkan.
[BELUM DIREVISI]
TERBIT✅
_____
Menaruh hati pada sahabat lama bukanlah suatu kesalahan baginya. Namun, karena ia sudah memiliki kekasih, itulah kesalahannya. Maka keputusan yang harus ia lakukan ialah mengubur rasa itu dalam-dalam. Sulit memang, tetapi itu yang terbaik. Namun, nyatanya rasa itu terlalu kuat. Tidak bisa ia kubur dengan mudah.
Aleena Fyonita Ananta, gadis 16 tahun yang pernah menjadi korban bullying di sekolah lamanya. Ia bersyukur, di sekolah barunya tidak lagi mendapatkan penyiksaan yang membuat dirinya menderita. Bukan tidak ada, tapi mereka saja yang belum menggencarkan aksinya.
Hanya karena kedekatannya dengan Devan, pria yang sebenarnya ialah sahabat lamanya, penyiksaan itu kembali ia dapatkan. Pelakunya tidak lain adalah kekasih dari sahabatnya. Dengan penuh obsesi dan kecemburuan, ia melakukan segala cara untuk memisahkan keduanya. Ia tidak menyadari bahwa perbuatannya itu akan menyebabkan kehancuran pada hubungannya. Tidak peduli, ia tetap memberi penderitaan demi penderitaan kepada Aleena.
Lantas, apakah Aleena akan kuat menerimanya? Apakah ia akan mengadu semua perbuatan kekasih sahabatnya? Bagaimana kelanjutan kisah cintanya?
____
Rank
#21 in maaf 01/06/20
#14 in aleena 20/07/20
#3 in kisahanakremaja 07/01/21
🍁🍁🍁
Publish [30 April 2020]
Ana hanyalah gadis lemah yang penuh rasa tertekan akibat keluarganya sendiri. Hidupnya terbelenggu penderitaan yang berasal dari kesalahan yang tak pantas disebut kesalahan.
Ayahnya bilang dia hanya sosok pembawa sial.
Ya, ia menerimanya. Terlanjur menyalahkan diri akibat kepergian orang yang dicintai membuat Ana terbiasa menjadi pihak yang selalu disalahkan.
Sampai Sadewa datang. Pemuda yang ia obati luka diwajahnya saat tak sengaja bertemu halte. Kejadian di mana ia nyaris lupa, jika Sadewa tak mengingatkannya sendiri.
Semua mulai berubah, Ana kira keberadaan sahabat-sahabatnya lebih dari cukup sebagai obat pelipur lara, tapi di saat Sadewa menawarkan sebuah rasa yang begitu indah bernama cinta padanya, untuk pertama kalinya Ana ingin mengubah takdirnya sebagai pihak yang selalu disalahkan.
"Lepaskan Sadewa untuk saudarimu, Valda"
"Na, janji jangan pernah tinggalin aku ya?"
Ana dipaksa memilih. Bagaimana ia bisa, jika kedua pilihan yang disodorkan sama menghancurkannya?
------------
Masih pemula, Bisa follow dulu lah sebelum baca🤣👌💜