GEMAWAN

GEMAWAN

  • WpView
    Reads 4,994
  • WpVote
    Votes 1,471
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 19, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Keduanya sama-sama lugu. Keduanya sama-sama bodoh. Terdiam membisu kala ombak menarik mereka ke dalam dinginnya hidup, labilnya rasa, dan luasnya samudra. Ketika Rainy mulai bertaruh, Gema menimang ragu dan menarik diri. Membuat Rainy termangu menatap hati yang terlanjur ia pertaruhkan, sangsi dengan pilihan bertahan atau pergi. Satu lingkup pertemanan, perlu profesionalitas, padahal hati sudah semakin retas. Semuanya terulang lagi, apakah hatinya yang terlalu perasa? Karena sebenarnya Gema tak pernah sedikitpun menaruh harap. -notes- Semua gambar yang tertera disini, bersumber dari pinterest dan freepik.
All Rights Reserved
#24
newwriter
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GRAVARENZO
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]
  • Transmigrasi Ziora
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines