First & Last

First & Last

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 23, 2020
WpInfo
Fanfic
Seventeen
"Woi! Lo punya mata ga!?" Ucap Celly dengan kesal Si pemotor berhenti dan membuka kaca helmnya dan menatap Celly dengan tatapan tajam lalu memalingkan wajahnya menutup kaca helmnya dan kembali menggas motornya tanpa memperdulikan Celly "Dasar brengsek! Mati kek Lo!" Ucap Celly sambil menenangkan diri ------- Celly adalah cewe yang diidam-idamkan di sekolah SMA Tirta Kusuma. Dia menjadi salah satu murid berprestasi di sekolahnya dan menjadi murid kesayangan para guru-guru di sekolah itu. Suatu kali dia bertemu dengan seorang cowo yang dapat membuat hatinya luluh. Akankah mereka menjalin hubungan? Atau apakah mereka akan menjadi musuh bebuyutan? --------
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BRINCA
  • SPOILEDBOY
  • "Gue Ganteng!!" (COMPLITED)
  • Because I'm Stupid (End)
  • Terima kasih Imajinasi [end]
  • Enough Love Not For Own [HIATUS]
  • Love Enemy!
BRINCA

"Gua cinta lo bi" Ucap Juna "..." Hening tak ada jawaban dari lawan bicara "Bi lo denger gua kan" Ucap Juna memastikan "Kenapa harus gue yang lo cinta dan masih banyak ribuan cewek di luaran sana yang mau sama lo kenapa harus gue yang lo mau" Ucap Brinca tak mengerti jalan pemikiran cowok di hadapannya ini "Karna dari ribuan cewek di luaran sana hati gua cuma satu dan sudah jatuh ke wanita ceria yaitu lo bia cuma lo yang ada di hati gua" Ucap Juna dengan tatapan penuh arti "Lo taukan perasaan gue sekarang ini kayak gimana dan sekarang dengan mudahnya lo bilang kalo lo cinta sama gue,gue gak ngerti sama jalan pemikiran lo" Ucap Brinca yang kini sudah mengeluarkan air matanya sedari tadi sempat ia tahan "Gua tau cinta lo cuma buat kevin, tapi kevin udah tenang di sana bi, dia mau lo bahagia bukan menderita setelah kepergiannya, " Jelas Juna

More details
WpActionLinkContent Guidelines