The Deepest Secret [HIATUS SEMENTARA]

The Deepest Secret [HIATUS SEMENTARA]

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 29, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Note: Cerita ini hiatus sementara,karena saya akan fokus pada cerita FRIENDZONE Seorang gadis dengan paras yang cantik,putih,imut,tinggi sekitar 160 cm. Namun, Khanza telah menjadi gadis remaja yang selalu ceria juga sosok yang diidamkan oleh para kaum lelaki Dia adalah wakil ketua Osis di sekolahnya, yang memiliki saudara sambung/tiri yang mempunyai usia yang sama dengannya. Dia memiliki nama lengkap KIARA ARSYLA KHANZA bisa dipanggil 'Khanza' atau 'Ara' yang bisa membuat orang disekitarnya selalu merasa nyaman akan tetapi ia juga orang yang penutup dan bukan seorang gadis yang manja. Namun seketika waktu, Kiara ditakdirkan untuk bertemu dengan seseorang ketika masalah hati sudah terselesaikan.. Ia berjalan mendekati orang tersebut untuk memastikan siapa dia..dan benar saja dia lah orang yang sudah membuatnya terluka.. 'TAKDIR ATAU KUTUKAN?' Batin kiara. APAKAH IA SENANG BERTEMU DENGANNYA? BACA CERITA INI SAMPAI HABIS!😃
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lantas (END)
  • Dear Heartbeat [COMPLETED]
  • AKSALENA [TAHAP REVISI]
  • The Secret of Queenza
  • Kiara's Secret
  • Khanza Az-Zahra (HIATUS)
  • Aralie, Maafkan Aku
  • FRIEND ZONK
  • Diary Kiara (On Going)

PERINGATAN ⚠️ Di beberapa part terdapat adegan kekerasan dan kata-kata kasar! ------------------------- Navisha Aqila Anastasia, gadis berambut sebahu berusia 17 tahun, adalah siswi cerdas yang selalu menjadi kebanggaan sekolahnya. Memasuki awal kelas 12, ia dipertemukan dengan Arzan Nauval Abraham, siswa yang harus mengulang tahun terakhirnya. Awalnya, mereka hanyalah dua orang asing yang kebetulan duduk di bangku yang sama. Namun, waktu demi waktu menghapus jarak di antara mereka, mengubah pertemuan biasa menjadi kisah yang tumbuh di sela tawa dan diam-diam yang saling mengerti. Hingga suatu hari, ada satu hal yang menyangkut orang tua mereka yang memaksa mereka untuk menjaga jarak, seolah perasaan yang sudah terlanjur tumbuh harus dibekukan begitu saja. Haruskah mereka menyerah pada ego orang tua mereka? Atau justru melawan demi kebahagiaan yang mereka yakini? ~~~ "Terima kasih, karena pernah menjadi rumah, meski bukan yang terakhir."

More details
WpActionLinkContent Guidelines