Di pertemukan dengan sosok yang sangat penting di kehidupannya, sosok yang menjadi rumah sekaligus tempat berpulang, karena rumah aslinya telah hancur beserta keluarganya. Di saat tak ada yang mendengarkan dia, tetapi ada sosok lelaki yang selalu menjadi pendengar yang baik, yang selalu membuat ukiran senyum yang indah di bibir sang gadis tersebut. Terkadang orang pertama belum tentu terakhir, namun orang terakhir belum tentu bisa mengalahkan yang pertama. Namun ini bukan hanya tentang cinta. Namun ini tentang sebuah obsesi yang mendalam, dan tentang trauma yang harus ia lawan.
More details