Cause You

Cause You

  • WpView
    Reads 91
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 11, 2020
Cinta tak harus memiliki. Itu yang di ucapkan mulut. Lain dengan hati. Keinginan bersama namun tak mampu. Tak ada yang dapat membantu. Bahkan keadaan pun sudah tak berpihak. Apadaya,yang bisa di lakukan hanya memendam tanpa berkata
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shadow That Fades
  • ARIEANNA
  • All of the stars [Bulan's]
  • Rendezvous
  • Perihal Waktu
  • Antara Cinta, Waktu, dan Takdir
  • You Are Mine [Terbit]
  • RUANG HAMPA (terbit)
  • Let Me Be The One  ✅

Ada cinta yang tumbuh seperti doa, pelan namun penuh harap. Ada rindu yang menyelinap tanpa suara, hanya terasa di dada. Cinta ini bukan tentang memiliki. Tapi tentang dua hati yang saling tahu arah tapi tak pernah sampai tujuan. Tentang seorang perempuan yang jatuh cinta, bukan karena obsesi, tapi karena hati yang tak bisa membohongi dirinya sendiri. Aruna tahu ini tak akan mudah. Ia mencintai dalam diam, dan menyadari barangkali sejak awal, ia memang ditakdirkan bukan untuk dimiliki, melainkan untuk belajar melepaskan. Mereka bertemu bukan karena takdir yang manis, tapi karena semesta ingin mereka belajar: Tentang kehilangan, tentang pengorbanan, tentang bertahan, dan akhirnya... tentang merelakan. "Kalau kamu capek, berhenti ya... Tapi jangan berhenti jadi kamu yang selalu peduli." "Tenang, aku memang bukan tempat kamu pulang, tapi aku selalu jadi rumah kalau kamu butuh diam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines