MY DESTINY

MY DESTINY

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 26, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Lantas apa salahku?.. aku pun sama tidak menginginkan berada di situasi seperti ini. Dengan tingkat percaya diri yang rendah, dan rasa percaya yang habis terkikis oleh keadaan. Apakah aku salah hidup dengan keadaan seperti ini?. Rasa ingin menyerah terus menghantuiku, aku tidak kuat, aku pun sama manusia yang memiliki hati, mendengar mereka mentertawakan ketidak sempurnaan ku, mendengar desas desus mereka yang menjelekanku. Padahal kami sama, manusia yang di ciptakan dengan beribu-ribu kekurangan. Tetapi mereka seperti tidak menyadari kekurangan yang mereka miliki, atau mereka pura-pura bodoh untuk menyadari kekurangannya.. Menyalahkan keadaan. Ya, setiap rasa percaya diri ini berada dititik terendah. Mengapa harus aku? Mengapa aku terlahir seperti n setiap ucapan yang mengandung hinaan yang akan mendorongmu sampai pada titik kesuksesan dan ucapkan terima kasih, tanpa ucapan dan hinaan kalian saya tidak akan sampai di titik ini."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sehangat Maaf Mentari (Tamat)
  • PENGALAMAN KU, KISAH DIA
  • M E M O R Y  (On Going)
  • 𝐜𝐡𝐨𝐢 𝐬𝐚𝐧 𝐚𝐧𝐝 𝐣𝐮𝐧𝐠 𝐖𝐨𝐨𝐲𝐨𝐮𝐧𝐠
  • R I N D U
  • ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat
  • Insecurity [ SEGERA TERBIT ]
  • Memories in Moon
  • Lelah | >Kaifang HIATUS

Aku ingin semuanya ini cepat selesai. Aku ingin pergi. Aku capek. Semua orang selalu bilang kalau aku harus kuat demi anak ini, lalu kalau semua demi anak ini, lalu bagaimana dengan aku sendiri? Bagaimana dengan perasaanku, bagaimana dengan hatiku, bagaimana dengan rasa kesakitanku, bagaimana dengan rasa perihku? Apa itu semua tidak penting? Kenapa semuanya harus demi anak ini? Aku bahkan tidak menginginkannya. Sungguh, aku tidak menginginkan semua ini. Tapi kenapa harus aku yang menanggung rasa sakit ini? Kenapa harus aku yang menanggung penderitaan ini? Apa ini adil? Apa salahku sampai harus dihukum seperti ini? Sementara lelaki brengsek itu pasti tidak merasa apa yang kurasakan sekarang I've ruined every single part of him. Her mental, her physic, her future, and her dreams. I know I have to fix what I've done before, but I don't know how Cover by: Canva

More details
WpActionLinkContent Guidelines