[BL] Because of You

[BL] Because of You

  • WpView
    Reads 23,507
  • WpVote
    Votes 977
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 24, 2020
"Mnn!! Nngghh!! Eir-Ah! mmm~" Setelah Eirwen melakukan ciuman panas sampai membuat Elmo mabuk. Dia membuka baju milik Elmo dan memberi aba-aba pada Elmo. "Elmo cakar tengkuk leherku" "Haahh.. aku.." "Akan kubantu (Smirk)" Eirwen mendekatkan mulutnya pada tengkuk leher Elmo dan memeluknya lebih erat. Jari Elmo berada di atas tengkuk Eirwen. Napas dingin dari Eirwen terasa di tengkuk Elmo sampai membuatnya terangsang. Kemudian Eirwen mulai menjilat dan melumat tengkuk leher Elmo. Elmo lebih terangsang, badannya mulai menggeliat dalam pelukan Eirwen layaknya ingin meminta lebih. Eirwen hanya terkekeh melihat tingkah nakal Elmo. "Sabar sayangku~~ ini agak sedikit sakit tapi ingat mendesahlah untukku Jerah-ku~~" Eirwen mengigit tengkuk Elmo dengan keras hingga mengeluarkan darah segar, Elmo mendesahh kencang sehingga membuat Eirwen melakukannya lagi dan menjilati seluruh darah yang mengalir. Elmo semakin memeluk erat Eirwen dan bersimpuh pada tubuh Eirwen. Elmo mencakar tengkuk leher Eirwen hingga luka karena gigitan Eirwen sangat sakit sedangkan dia harus mendesah untuk Eirwen. "AAHHH~~~Nnggh!! Ugh Haa ah haa~~ (mencoba mengambil nafas yang dalam)" "Ouh! cakaranmu membuatku geli sayang~ cup!" ucap Eirwen sambil mengecup dahi Elmo. Kini mata Elmo tampak sayu tapi begitu menggoda hingga membuat milik Eirwen tegang. . . . . . Picture : Pinterest (*gambar2 yg ada disini hanya untuk membantu menggambarkan rupa karakternya) Mode baca/ Latar : Gelap Pakai Earphone/Headphone kalau ada video.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • To Original: Fusion
  • DANASMARA : Kita dan masa lalu (BxB Lokal)
  • Miracle Love [Omegavers]
  • [END] YANG PEKA DONG!! [BL]
  • [END] Perfect Half
  • One More Chance
  • Waiting Soulmate - [PINGXIE]
  • [BL]The Last Place (on Going)
  • FOREVER OR NEVER - OHMNON ✅

[I] Dentuman hasil bentrokan antara kekuatan para elemental menjadi mimpi buruk bagi Supra setiap malamnya. Jeritan rasa sakit, keputus-asaan elemental dari seluruh penjuru dunia, hingga teriakan tujuh elemental utama Boboiboy menghantui setiap detik dalam hidupnya. "Supra!" Suara bagai gelegar pertanda badai tiba itu berhasil membuat Supra mematung. "Berhenti membuang-buang waktu! Cepat pergi!" "Pak Tua ... Nggak!" Supra menggeleng seperti orang linglung. Matanya berkaca-kaca di balik visor dua warnanya. Mulutnya terbuka, ragu-ragu memanggil, "Ayah ... Ayah!" Voltra, tier 3 dari Petir, membeku mendengar panggilan itu. Meski begitu, ia tidak goyah. Punggungnya tetap menjadi satu-satunya yang membalas panggilan putus asa itu. Supra ... putranya ... "AYAH!" Ah, mereka membuatnya ingin menangis saja. Bibir pucat itu terbuka sekali lagi, menyampaikan pesan tanpa suara terakhirnya. Supra tak kuasa. Ia ingin melompat ke sana. Tidak, ia ingin ayahnya! "Abangda Supra, jangan!" Sopan bergegas menggapai bahu sang kakak, menariknya ke tengah-tengah para elemental fusion. ~~~~ I Love You. I Love All of You. ~~~~ "AYAH!" Supra bangkit terduduk bersama keringat mengucur deras di punggung dan dahinya. "Kenapa?" Suara dingin alami itu membuat Supra langsung menoleh. Air matanya menitik. Tanpa aba-aba ia langsung melompat ke pelukan Halilintar. "Ayah ... Ayah jahat banget, sih, sama Supra!" Sesengukan Supra mengadu. ~~~~ Kehancuran alam sejagat ada di tangan mereka. Akankah kedatangan mereka mampu membantu delapan sosok orang tua mereka menemukan sang master elemental, Boboiboy? ~~~~ !!WARNING!! Cerita ini mengandung adegan explicit dan implicit, kekerasan, dan bahasa yang bisa disebut kasar. Bijaklah dalam membaca. Mengandung unsur homosexual. Yang tak nyaman pada topik di atas tolong tidak membaca book ini. Anda telah diperingatkan! ~~~~

More details
WpActionLinkContent Guidelines