Tinta Hitam

Tinta Hitam

  • WpView
    Reads 226
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 31, 2020
~Puisi~ Dimana Bibir tak mampu lagi berucap, Disitulah tinta hitam diperlukan, Dimana tak ada lagi yang mau mendengar, Disitulah kau perlu menuangkannya kedalam tulisan, Dimana kau tak mampu melakukan sesuatu, Disitulah kau butuh istirahat. Hehehe
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bayang
  • Surprise
  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • Rangkaian Aksara
  • Semu
  • Setitik Rindu
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Pulang, Pergi dan Perasaan
  • ARA - REVISI
  • Elegi Roman Remaja
Bayang

Semakin aku dalam kesunyian Semakin aku mengingatmu Semakin jelas pula wajahmu, tawamu, suaramu Apapun itu yang melekat padamu hadir tanpa permisi Bukankah kita tak pernah bersatu sebagai sepasang kekasih Sejak awal pertemuan Kau tak memiliki hak untuk hadir Aku sudah memutuskan itu Lalu Mengapa selalu ada bayangmu

More details
WpActionLinkContent Guidelines