Matthea's Islamic Journey

Matthea's Islamic Journey

  • WpView
    Reads 167
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 28, 2020
Berawal dari ketersesatan yang membawanya ke sebuah masjid milik umat muslim, dia Matthea abighail gadis kristiani yang merasa ia berada di tempat yang salah kali ini. akan tetapi Tuhan pemilik kitab di lauh mahfudz sudah menulis takdirnya, dulu di zaman azali... bahwa gadis kristiani itu sudah berada di tempat yang benar. Dan akan menempuh jalan yang benar.
All Rights Reserved
#12
yusuf
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [1] Mahabbah di Tepi Zuhur [Sudah Terbit]
  • Help Me!
  • Sampai Kepadamu
  • WUNDE ( Selesai )
  • Belantara Jiwa (END)
  • AZALEA
  • Di Balik Niqab [TERBIT]
  • Garis Takdir Adinda (END) ✓
  • Imam Dalam Tahajud (Completed)

#ATHEISME [Teenfiction - Spiritual] [Completed] Bismillah ... Rafael, remaja penganut paham atheisme yang pernah patah karena luka masa lalu, dipertemukan dengan Kamila, gadis asal Iran yang berhasil membuat sebagian lukanya sembuh meski hanya memutuskan mengagumi dalam diam. Namun ia semakin tak percaya pada keberadaan Tuhan saat mengetahui bahwa perasaan Kamila telah termabnikan pada Adam, sang hafiz quran yang juga telah menghafal alfiyah. "Di tangkai mawar kulihat duri, di matamu kulihat cinta bersemi." -Rafa "Karena cinta sejati bermuara pada sang pemberi cinta." -Kamila "Hatiku tak bisa dimabnikan. Bilamana Ia telah mendatangkan badal dirimu." -Adam Siapakah yang akan bersama sampai menua menyaksikan senja? Dan pada akhirnya kata Maulana Rumi, suatu hari hatimu akan membawamu pada orang yang kau cintai, suatu hari jiwamu akan membawamu pada kekasih. (Coba baca sampai akhir, kalau hanya awalnya saja kamu nggak akan tahu cerita ini dan eksistensi cinta sebenarnya) #3 in musik (18/08/18) #3 in pesantren (25/08/18) #1 in muallaf (22/11/18) #2 in mahabbah (22/11/18)

More details
WpActionLinkContent Guidelines