RUMAH BUKAN LAGI ISTANA

RUMAH BUKAN LAGI ISTANA

  • WpView
    LECTURAS 351
  • WpVote
    Votos 18
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, mar 26, 2020
Rumah adalah tempat pulang bagi sebagian orang,karena rumah adalah tempat ternyaman disaat mereka lelah,resah,dll.Tapi saat keadaan rumah kacau,rumah adalah neraka terpanas yang ada dibumi ini,rasa sakit yg dirasakan dari rumah jauh berkali kali lipat sakitnya dibandingkan dengan lingkungan luar rumah.Oleh karena itu rumah tak selamanya akan menjadi tempat untuk pulang. Cerita yg dirancang di sebuah kamar kecil berukuran kurang lebih 5×4 yg ada di kota Jember,Jawa timur.Tentang dimana seorang anak muda bernama Saif yg menjalani kehidupan dimasa remajanya berbeda dari anak seumurannya, dimana dia harus menjalani hidup yg rumit,berliku,dan keras.Saat kecil hingga beranjak remaja semua kehidupannya berjalan normal, hingga suatu malam dengan waktu beberapa menit saja bisa merubah jalan hidup itu menjadi kelam.
Atribución Creative Commons (CC)
#49
istana
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Rumah Yang Kuciptakan Sendiri
  • VIN DHEGA
  • Kesedihan [SELESAI]
  • RUMAH KITA
  • FAMILY TIES (END)
  • RUMAH TENGAH
  • Rumah 9 Hujan
  • Intan dan printilan nya (gen13)

Sejak kecil, Valesta sudah belajar satu hal: tidak semua tempat yang disebut rumah benar-benar memberi rasa pulang. Berpindah dari satu atap ke atap lainnya, terluka, bertahan, dan perlahan membangun dunia kecilnya sendiri, Esta tumbuh menjadi gadis yang tampak kuat di luar, tapi retak di dalam. Saat semua orang pergi satu per satu, dan dunia seolah hanya memberinya pilihan untuk menyerah, Esta memilih melawan. Melawan sepi, luka masa lalu, ketidakadilan, dan ketakutannya sendiri. Di tengah keheningan yang panjang, ia bertemu orang-orang yang mengajarinya lagi tentang tawa, keberanian, dan cinta yang tak bersyarat. Ini adalah perjalanan tentang kehilangan, menemukan, dan membangun. Ini adalah kisah tentang seorang gadis yang menciptakan rumahnya sendiri - perlahan, penuh luka, namun penuh harapan.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido