RUMAH BUKAN LAGI ISTANA

RUMAH BUKAN LAGI ISTANA

  • WpView
    Reads 351
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 26, 2020
Rumah adalah tempat pulang bagi sebagian orang,karena rumah adalah tempat ternyaman disaat mereka lelah,resah,dll.Tapi saat keadaan rumah kacau,rumah adalah neraka terpanas yang ada dibumi ini,rasa sakit yg dirasakan dari rumah jauh berkali kali lipat sakitnya dibandingkan dengan lingkungan luar rumah.Oleh karena itu rumah tak selamanya akan menjadi tempat untuk pulang. Cerita yg dirancang di sebuah kamar kecil berukuran kurang lebih 5×4 yg ada di kota Jember,Jawa timur.Tentang dimana seorang anak muda bernama Saif yg menjalani kehidupan dimasa remajanya berbeda dari anak seumurannya, dimana dia harus menjalani hidup yg rumit,berliku,dan keras.Saat kecil hingga beranjak remaja semua kehidupannya berjalan normal, hingga suatu malam dengan waktu beberapa menit saja bisa merubah jalan hidup itu menjadi kelam.
Creative Commons (CC) Attribution
#537
istana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Yang Kuciptakan Sendiri
  • RUMAH KITA
  • TAKDIR ANGELINA CHRISTY (END)
  • FAMILY TIES (END)
  • Rumah Bercat Putih
  • Rumah 9 Hujan

Sejak kecil, Valesta sudah belajar satu hal: tidak semua tempat yang disebut rumah benar-benar memberi rasa pulang. Berpindah dari satu atap ke atap lainnya, terluka, bertahan, dan perlahan membangun dunia kecilnya sendiri, Esta tumbuh menjadi gadis yang tampak kuat di luar, tapi retak di dalam. Saat semua orang pergi satu per satu, dan dunia seolah hanya memberinya pilihan untuk menyerah, Esta memilih melawan. Melawan sepi, luka masa lalu, ketidakadilan, dan ketakutannya sendiri. Di tengah keheningan yang panjang, ia bertemu orang-orang yang mengajarinya lagi tentang tawa, keberanian, dan cinta yang tak bersyarat. Ini adalah perjalanan tentang kehilangan, menemukan, dan membangun. Ini adalah kisah tentang seorang gadis yang menciptakan rumahnya sendiri - perlahan, penuh luka, namun penuh harapan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines