Harapan sebuah matahari

Harapan sebuah matahari

  • WpView
    LECTURAS 609
  • WpVote
    Votos 81
  • WpPart
    Partes 17
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, may 5, 2020
Nilam berjalan menghampiri ayahnya yang sedang duduk terdiam di sofa ruang tamu. Ia kuatkan tekadnya untuk memberikan sebuah amplop yang akan membuat ayahnya marah besar kepadanya. Ia pun berjalan dengan perlahan menghampiri ayahnya. Perasaan gugup lebih tepatnya perasaan yang bercampur aduk. Entahlah apa ia sanggup memberikannya? Bagaimana jika ia marah besar kepadanya? Dan apakah ia sanggup mendengar perkataan amarahnya?. Ia pun mengurungkan niatnya, akan ia berikan ketika waktunya sudah tepat. ^Jangan lupa mampir ke ceritaku^ ^Jangan lupa vote komen dan follow akun ku^ ^Update sesuai mood^
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Senja Di Kegelapan Malam [HIATUS]
  • Dia SAFARA (END)
  • Ruang Biru [ON GOING]
  • Garis Renggang (Telah Terbit)
  • Kaca yang retak
  • The Secret [COMPLETED]
  • VANIA AND BOYS LOVE NOVEL!
  • NAURA CUMA FIGURAN! [ END ]
  • 𝓙𝓮𝓳𝓪𝓴 𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓭𝓲 𝓤𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪
  • Transmigrasi Amora L²

Malam itu seorang gadis bertelanjang kaki berlari. Ia tak peduli akan kerikil yang menggores kakinya, dengan ketakutan berusaha menjauh sekuat tenaga. "HAHAHA". Tak jauh dari gadis itu terdengar tawa menggelegar disertai langkah kaki berat. Brak!!! Gadis itu terjatuh, tersandung entah oleh apa. Dia bergegas bangkit dan melanjutkan larinya, namun sakit di kakinya sudah tak tertahankan, dia sudah tak kuat lagi. Berkali-kali terjatuh disertai sesak dan ketakutan, membuatnya lelah hingga akhirnya kehilangan kesadaran. Tepat sebelum tubuhnya menghantam permukaan tanah -sepasang tangan menangkapnya- gadis itu jatuh ke pelukan seseorang. "Senja... Kamu pikir kegelapan malam bisa menyembunyikanmu dariku?" Bisiknya di telinga gadis itu. ⚠️Terdapat adegan kekerasan⚠️ ⚠️Dilarang copy/plagiat/terinspirasi!!!⚠️ Kalau kalian suka ceritanya jangan lupa follow ya. Makasih(⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠-⁠☆

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido