Story cover for Kepingan Malam by Ipabahya30
Kepingan Malam
  • WpView
    LECTURAS 75
  • WpVote
    Votos 9
  • WpPart
    Partes 8
  • WpView
    LECTURAS 75
  • WpVote
    Votos 9
  • WpPart
    Partes 8
Continúa, Has publicado mar 24, 2020
Kala senja hilang bersama waktu, hadirlah malam yang akan membiaskan rindu. Bayang-bayang selalu hadir membawa kisah lama. Percikannya menetap dalam kalbu. Tak ada pengharapan di malam hari kecuali mempersatukan kepingan-kepingan cerita.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Kepingan Malam a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#922imajinasi
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Senja di Bandung  de defitnf
39 partes Concluida
Dalam sekejap mata, kehidupan Senja berubah total. Seorang pemuda yang tumbuh dalam kehangatan keluarga sederhana, Senja menikmati hari-harinya diiringi oleh puisi-puisi ayahnya yang penuh kebijaksanaan. Namun, ketika sebuah kecelakaan tragis merenggut nyawa kedua orang tua dan adiknya, Senja harus menatap kenyataan pahit: ia yang tersisa, terperangkap dalam kesedihan dan kekosongan yang mendalam. Terjerumus dalam trauma dan duka, Senja merasa kehilangan arah dan tujuan hidup. Namun, di tengah gelapnya penderitaan, ia mendengar bisikan tentang Bandung-kota yang dipercaya sebagai "diciptakan Tuhan saat Tuhan tersenyum." Dengan sisa keberanian yang tersisa, ia memutuskan meninggalkan masa lalunya dan memulai perjalanan menuju Bandung, berharap menemukan secercah harapan dan penyembuhan bagi jiwanya. Di Bandung, Senja menemukan dunia yang berbeda, di mana sejarah dan seni berpadu dalam setiap sudut kota. Di tengah perjalanan itu, ia bertemu Arlana, seorang seniman jalanan dengan jiwa kritis yang mengerti bahasa keindahan dalam setiap goresan lukis dan nada gitar. Melalui pertemuan mereka, Senja mulai menulis kembali puisi-kata-kata yang dahulu menjadi warisan ayahnya. Setiap bait yang ia tulis adalah pengakuan atas luka yang dalam, sekaligus seruan untuk menemukan kembali arti hidup di balik kesedihan. "Senja di Bandung" adalah sebuah kisah yang mengangkat keindahan puisi sebagai penyembuh jiwa. Di antara deretan puisi yang mengalir, Senja dan Arlana menemukan bahwa setiap luka memiliki sajaknya sendiri, dan bahwa keindahan sering kali lahir dari penderitaan terdalam. Novel ini mengajak pembaca untuk merenungi bahwa meski hidup kerap dipenuhi kehilangan, dari kepedihan itu akan tumbuh harapan baru-sebuah perjalanan batin yang menuntun pada penerimaan diri dan keajaiban dari setiap kata yang terukir di dalam hati.
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Fragmen cover
SMARA DIKTA cover
Lukisan Kata dan Puisi Warna cover
BIANGLALA SENJA cover
Langit Pemisah【END】[Sudah terbit] cover
Untaian Aksara | Na Jaemin cover
Ruang Kosong di Antara Jingga cover
Senja di Bandung  cover
Jejak di Pesisir cover
RUMPANG RAMPUNG cover

Fragmen

15 partes Concluida

Fragmen potongan kecil dari sesuatu yang pernah utuh, serpihan kenangan yang berserakan, menyisakan jejak samar dalam ingatan. Bagi Rayyan, hidupnya adalah kumpulan fragmen yang tercerai-berai. Masa lalu yang pahit, cinta yang kandas, dan harapan yang nyaris pupus. Dulu, ada Nadia. Ada tawa yang mengisi sunyi, ada percakapan yang menyalakan semesta kecil di antara mereka. Tapi kini, Nadia hanya menjadi bayangan dalam kepalanya. Wajah yang perlahan pudar di balik debu waktu, suara yang semakin samar di tengah riuh dunia. Perpisahan itu bukan sekadar kehilangan seseorang, tapi juga kehilangan arah. Di titik nol, Rayyan memilih bertahan. Ia merangkai ulang kepingan hidupnya, Hingga akhirnya, sebuah kesempatan besar datang, menggiringnya pada sebuah pilihan. Tetap terjebak dalam fragmen yang menyakitkan atau melangkah menuju sesuatu yang lebih utuh. Tapi bisakah seseorang benar-benar lepas dari fragmen masa lalu? Ataukah kenangan yang berserakan itu akan selalu menjadi bagian dari dirinya?