AMOUR
  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 24, 2020
"Kenapa sih lo masih suka sama dia?" "Padahal Gue suka sama lo!" "Gue mau lo suka sama gue juga!" "Gue mau lo sama gue lebih dari temen!" "Kenapa lo diem aja?." "Jawabbb!!" "Oke gapapa sekarang lo tuli dadakan, tapi Gue pastikan, nanti lo akan berlutut di hadapan gue!" "Gue yakin itu, dasar pria sipit!" cerita kasmaran antara mereka berdua diambang keyakinan. Kalian bisa saja menebak, tapi perasaan mereka tidak bisa ditebak. Kalau rasa suka telah menembus batas, logika tidak akan berfungsi lagi, bukan? Mari jelajahi cerita unik, penuh drama ini! Bila pepatah mengatakan, "Tak kenal maka tak sayang." Maka hal lain terjadi disini, "Tak kenal maka tak cinta." salam hangat -author🐂🌼
All Rights Reserved
#211
ily
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • How to Burn the Bad Boy (END)
  • BarraKilla
  • JANUARGHA
  • Arsyilazka
  • AlAz  (end)
  • AILAH(END)✅
  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • ALVA ( Aldo & Vava)
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA

"Arjun terus yang dipilih. Kapan lo milih gue?" tanya Ragas dengan kesak sambil menatap Ralin. "Kalo Arjun ajak lo ke kantin lagi, apa lo bakal nolak?" "Oh ya nggak mungkin gue tolak dong. Arjun ngajak gue ke kantin? Berduaan? Makan bakso? Dan gue dengan bodohnya nolak itu?" Ralin tersenyum remeh kepada Ragas. "TAPI GUE JUGA MAU." Ragas membalas ngotot. "GUE YANG NGGAK MAU!" "Lo nyadar nggak sih kalo gue cemburu?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines