All Hubb Fii Shomti

All Hubb Fii Shomti

  • WpView
    Leituras 59
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, mar 29, 2020
Apabila manusia menaruh hati kepada lawan jenisnya, maka segerakanlah niat baik itu, menikahlah. Karena dalam islam tidak ada istilah pacaran. Tetapi apabila waktu belum tepat, maka sabar dan berpuasalah. Niscaya Allah akan mengganti dengan yang lebih baik. -All Hubb Fii Shomti-
Todos os Direitos Reservados
#77
ikhwan
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Mahabbah di Ufuk Timur
  • Duhai Habibi [On Going]
  • Imam untuk Gladysa✓
  • Ustadz Is My Husband
  • Bumi Kaffah [End]
  • Al Fahri
  • Saya Mencintaimu Karena Allah [Sudah Terbit]
  • Astagfirullah, Alzam! (End)
  • SYAQIL (Kuliah Tapi Nikah) || TERBIT✓
  • Assalamualaikum Calon Imam ✔

─── ・ 。゚☆: *.☽ .* :☆゚. ─── Apa yang ada di benakmu ketika kejadian dari novel kerajaan favoritmu menjadi nyata? Seorang pangeran yang datang menyelamatkan sang putri menggunakan kudanya? Sangat mustahil bukan? Tetapi pada kenyataannya itulah yang dialami oleh Zayna Kaifiya. Gadis yang baru saja berusia 18 tahun itu tak menyangka jika dirinya ditakdirkan bertemu seorang lelaki berwajah elok dengan kuda gagahnya. Pertemuan dengan lelaki itu membuat hidupnya seketika berubah 180°. Hidup yang awalnya penuh kemewahan, kebebasan, dan selalu dipuja-puja itupun seketika luruh dalam satu malam. Sebenarnya apa yang terjadi? Darimana asalnya lelaki dengan kuda putihnya itu? Apakah ia seorang pangeran? Atau kini Zayna yang sedang terjebak didalam sebuah novel kerajaan? ⋅•⋅⊰∙∘☽༓☾∘∙⊱⋅•⋅ "Jika jodoh adalah cerminan diri, lantas mengapa Allah menakdirkan kita bersama, padahal kita bagaikan air dan minyak yang tidak akan pernah bisa bersatu." Lagi, Zayna terus mencerca Kafka dengan berbagai pertanyaan. Sedangkan sang lawan bicara tersenyum tipis, "Itu menurut logikamu. Jika Allah sudah berkehendak demikian, berarti Dia lebih mengetahui apa yang terbaik bagi hambaNya. Dan hakikat pernikahan ini ialah saling melengkapi satu sama lain, bukan ajang paling baik dan benar." "Bagaimana kalau tidak baik? Bagaimana kalau tidak bisa saling melengkapi?" Sanggah Zayna. "Itulah iman. Tetap berbaik sangka walaupun keadaan tengah menghancurkannya." Balas Kafka membuat Zayna mengunci bibirnya rapat rapat. Start: Juni 2024 Finish: #KARYA03

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo