Story cover for Back into you by Ndrst_13
Back into you
  • WpView
    Reads 1,126
  • WpVote
    Votes 290
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 1,126
  • WpVote
    Votes 290
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Mar 24, 2020
"A-apa yang lo lakuin, Ren?" ucap Gea gemetar ketakutan melihat Naren mendekatinya, seringaian tercetak jelas di wajahnya. 

"Menurut kamu?" Naren bertanya dengan suara yang sengaja di lembut lembutkan.

"Brengsek. Apa mau lo sebenarnya?" teriak Gea ketika mengetahui apa yang ada di pikiran Naren. Gadis itu semakin ketakutan saat jaraknya dengan Naren semakin mendekat.

"Sekali lagi gue tanya. Jadi pacar gue atau..."

"Nggak. Gue nggak mau," Gea terus saja membantah Membuat Naren menggeram marah. 

"Oke. Gue akan buat lo jadi milik gue dan nggak akan pernah bisa lari dari gue," ujar Naren. 

"Brengsek.."

***

Warning! 
Cerita ini banyak memakai kekerasan dan kata kata kasar.
Vote dan komen sebagai tanda menghargai.
All Rights Reserved
Sign up to add Back into you to your library and receive updates
or
#9merusak
Content Guidelines
You may also like
BarraKilla by novaadhita
64 parts Complete
LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!
You may also like
Slide 1 of 9
Ruang Tanpa Suara cover
sorry (COMPLETE✔✔) cover
BarraKilla cover
RadenRatih cover
ALSTARAN [END] cover
Sincere (Nara) cover
ELGITA  (TERBIT) cover
SUARA BIA (TAMAT) cover
ASSYA (TERBIT) cover

Ruang Tanpa Suara

32 parts Complete

Nathan, seorang remaja pendiam yang selalu memilih duduk di sudut kelas, hidup dalam bayang-bayang ejekan teman-temannya. Baginya, sekolah hanyalah tempat penuh luka, dan rumah tidak menawarkan kehangatan yang lebih baik. Namun, dunia Nathan yang sunyi mulai terusik ketika Gerald, seorang anak nakal yang dikenal suka bikin masalah, tiba-tiba menawarkan persahabatan kepadanya. Gerald adalah kebalikan dari Nathan. Hidupnya liar dan tanpa aturan. Dia merokok, nongkrong dengan gengnya, dan sering terlibat masalah di sekolah. Tapi, di balik sikap cueknya, Gerald menyimpan luka yang sama besarnya dengan Nathan-rasa sepi yang tak pernah ia akui pada siapa pun. Di tengah perbedaan mereka, hubungan yang unik mulai terjalin. Gerald membantu Nathan berdiri menghadapi dunia, sementara Nathan mengajarkan Gerald untuk melihat hidup dari sisi yang lebih hangat. Namun, persahabatan mereka diuji ketika rahasia kelam Gerald perlahan terungkap, dan Nathan dihadapkan pada pilihan: tetap di sisinya atau kembali tenggelam dalam kesendiriannya. Ini kisah tentang keberanian, persahabatan, dan menemukan arti keluarga di tempat yang tak terduga. Gimana, cocok nggak? Kalau ada yang mau diubah atau ditambahin, bilang aja!