Back into you

Back into you

  • WpView
    Reads 1,158
  • WpVote
    Votes 291
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 12, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"A-apa yang lo lakuin, Ren?" ucap Gea gemetar ketakutan melihat Naren mendekatinya, seringaian tercetak jelas di wajahnya. "Menurut kamu?" Naren bertanya dengan suara yang sengaja di lembut lembutkan. "Brengsek. Apa mau lo sebenarnya?" teriak Gea ketika mengetahui apa yang ada di pikiran Naren. Gadis itu semakin ketakutan saat jaraknya dengan Naren semakin mendekat. "Sekali lagi gue tanya. Jadi pacar gue atau..." "Nggak. Gue nggak mau," Gea terus saja membantah Membuat Naren menggeram marah. "Oke. Gue akan buat lo jadi milik gue dan nggak akan pernah bisa lari dari gue," ujar Naren. "Brengsek.." *** Warning! Cerita ini banyak memakai kekerasan dan kata kata kasar. Vote dan komen sebagai tanda menghargai.
All Rights Reserved
#304
live
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • It HURTS
  • BarraKilla
  • Sincere (Nara)
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • ASSYA (TERBIT)
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • sorry (COMPLETE✔✔)
  • Rapuh Lalu Retak (RLR)
It HURTS

Teman-teman bilang, kisah cinta gue itu pasaran. Naksir tapi cuma bisa memendam (kalo lo bilang gue pengecut, itu artinya bukan hanya gue aja yang lo judge tapi juga jutaan cewek yang naksir diam-diam). Sebenarnya sih itu udah kelewat lumrah. Yang langka terjadi di realita adalah.... punya sahabat berbeda jenis (cowok cewek maksudnya) dan parahnya lo naksir dia! Yupss. Itu yang sedang gue alami. Percayalah, rasanya berjuta kali lebih nggak enak dibanding lo naksir cowok terkeren di sekolah. Seakan ada sesuatu yang salah dan nggak pada tempatnya. Wajar sih, karena memang nggak seharusnya ada rasa "cinta" di tengah persahabatan. Tapi mau gimana lagi? Beruntung buat gue kalo perasaan itu melekat di kedua pihak. Nah, kalo nggak? Kan sakit. *** Peniu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines