We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
My Blue

My Blue

  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 1, 2020
WpInfo
Poetry
Terkadang hidup tak selalu melulu bahagia, penuh warna dan selalu gembira ria. setiap orang punya cara tersendiri untuk mewarnai hidupnya kala dia berbahagia, seperti diriku yang mewarnai hari bahagia ku dengan warna favorit ku, Biru. . . . Namun perlahan, Biru-ku pergi, membuat terkadang aku tak mengerti kenapa Biru-ku sekarang berubah menjadi abu? Apakah Biru-ku selama ini semu? Dimana Biru-ku yang sejati? Biru yang benar benar membuat tentramnya hati? Poem by :Dhifazzahra Inspirasi dari berbagai tempat selamat menikmati :)
All Rights Reserved
#264
jiwa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ENDLESS SUFFERING [•Halilintar•] Empire Era
  • 𝐃𝐈𝐀𝐍𝐓𝐀𝐑𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐄𝐍𝐂𝐈𝐀𝐍 [✓]
  • Thank You For Everything [BoelxYaya]
  • lost them
  • Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End)
  • Lightning dark story
  • Hanya karena itu kalian membenciku? [Boboiboy Taufan Sad] |Complete
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • Langit Biru [END]
  • Rahasia Boboiboy Gempa

Bagaimana perasaan mu ketika kau hanyalah bocah polos tak berdosa berumur lima tahun , bukannya dibawa ke taman bermain penuh keseruan , tapi ke medan perang tempat mayat tergeletak sejauh mata memandang , tempat dimana kaki mu tak luput dari darah yang tergenang , dan tangan kecilmu menggenggam erat pedang ; dengan alasan berjuang demi tanah kekuasaan. Itulah yang Halilintar rasakan. Tak bisa dipungkiri jika dunia yang tak adil selalu memihaknya , memberatkan pundaknya , dan membebani jiwanya. Tidaklah salah ketika Halilintar sendiri bilang ia ingin menyerah , tapi apa? Ia tak berhenti melangkah karna apapun itu , selalu ada hal yang membuatnya harus dan harus untuk memenuhi segala hal. Dia hanya bocah kecil , yang dijadikan lelucon oleh semesta , dijadikan badut oleh dunia , dimana penderitaan itu , seolah tampak lucu dimata orang yang tak tau seberapa tebal topeng diwajahnya. Namun apa? Tak berhenti disitu , tak hanya fisik , mentalnya juga membeku ; mati dihantam tiap hitungan waktu. Tapi lagi lagi , tubuh itu bangkit setelah jatuh.. "Nyawa ayah prioritasku" "Jangan berpura pura , ibu. Jujur lah dalam membenciku" "Jangan bermimpi.. Aku tak pantas disebut kakak" "Aku mati pun , tak ada pengaruhnya untuk hidup kalian! Aku akan mati bahkan sebelum tangan kalian kotor oleh darah ku" "Jangan khawatir , aku sudah terbiasa" " ..... Benar benar terbiasa" Dan dibalik semua itu , ia tak sendirian. "Benar kan~Tuan~?" WARNING!! *KARAKTER DISINI MILIK MONSTA , ENDLESS SUFFER HAHYA MEMINJAM KARAKTERNYA SAJA (ADA BEBERAPA TAMBAHAN KARAKTER DARI AUTHOR) *DILARANG COPY KARNA SAMA DENGAN MENCONTEK! DIDUNIA DIMARAHI MASYARAKAT , DIAKHIRAT DIMARAHI MALAIKAT! *SILAHKAN BERI SARAN DENGAN SYARAT : SOPAN , TIDAK BERTELE TELE , DAN DENGAN BAHASA INDONESIA TENTUNYA *JANGAN LUPA VOTE DAN IKUTI TIAP BAB , OKE!?

More details
WpActionLinkContent Guidelines