Ruang temu

Ruang temu

  • WpView
    Reads 55
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 15, 2020
Mauretta Reinami, anak dari keluarga Anhar Fauzi seorang dokter ternama. Gadis remaja cantik, pintar, mandiri namun sedikit jutek dan dingin. Biasa di panggil Reta dengan teman-teman dan keluarganya. Kepintarannya di sekolah, tidak ia pakai untuk terlihat pintar soal asmara. Dirinya benar-benar terhipnotis oleh kata-kata manis Nata yang akhirnya tetap harus berakhir. Manusia pembuat rencana indah, namun Tuhan yang akan menjadikan rencana itu lebih indah lagi. Manusia tidak bisa memilih kepada siapa ia jatuh cinta. Manusia pun tidak bisa memutar waktu atas kesalahan yang terjadi. Berusaha ikhlas dan menerima, Reta harus terus menerus memutar otak dan hatinya agar sinkron. Kini, ia benar-benar benci dengan SMA. Bukan hanya sekolahnya, jurusannya, kisahnya. Namun semua tentang SMA. Sampai akhirnya, Reta menemukan sebuah uluran hati untuk membantu dirinya bangkit dan tidak lagi membenci kisah SMA.
All Rights Reserved
#152
jarak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • See You After Midnight [END]
  • Cool Boy & Gadis Halu
  • YOU WITH ME
  • ALERGA
  • TERIMAKASIH SUDAH BERTAHAN -  REUPLOAD
  • Gupta
  • From Rivals To Lover
  • RAGA

[Reading List @RomansaIndonesia Oktober 2023 - Cerita Bangku Kampus] Hanya butuh waktu singkat bagi Linka Drisana untuk jatuh cinta pada Aldio Zefran Waranggana, seorang kakak tingkat dengan sejuta pesona. Bukan soal fisik belaka, melainkan diikuti pula oleh banyak hal-hal sederhana yang tak bisa Linka hiraukan begitu saja. Namun, sadar bahwa mereka "berbeda", yang dapat Linka perbuat hanyalah bersikap layaknya seorang pengagum rahasia. Setidaknya sampai Linka menginjak semester empat, di mana ia menyadari bagaimana semesta dan rencana tak terduganya mulai bermain peran. Diawali bertambahnya status Zefran sebagai sesama penghuni dalam naungan satu atap bangunan, hingga hari demi hari kisah di antara mereka terajut kian rapi selayaknya bayangan dalam angan. Semua terasa seperti mimpi hingga membuat Linka tak dapat mudah percaya, sampai keyakinan berhasil ia peroleh karena Zefran yang terus berupaya. Kendati demikian, pada akhirnya Linka tetap dihadapkan oleh fakta bahwa segala hal dalam hidup tidak melulu berjalan sesuai keinginan, serta bahagia yang sempat Linka rasakan boleh jadi memang hanya bersifat sementara. Dan, terkait dengan hal tersebut maka jalan terakhir yang dapat ditempuh hanya antara dua opsi: merelakan atau memperjuangkan? --- © January 2023 by Dinda Arula

More details
WpActionLinkContent Guidelines