Rahasia Waktu

Rahasia Waktu

  • WpView
    LECTURES 715
  • WpVote
    Votes 88
  • WpPart
    Chapitres 8
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., juin 5, 2020
Jadi selama ini lo suka sama gua?" Tanya Bisma dengan lantang. Lisa hanya bisa samakin menundukan kepalanya malu dan kemudian menganggukkan kepalanya pelan "Lis." Panggil Bisma lembut "I_ya Bisma." "Lo punya kaca nggak." Tanya Bisma lembut yang membuat Melisa keheranan. Masa iya orang nyatain perasaan malah nanya kaca nggak nyambung banget. Batin Lisa tapi buru-buru di tepis kebingungannya dengan mengangguk cepat. "Punya kok." Jawab Lisa sambil tersenyum dengan polos. "Tau caranya ngaca?" Tanya Bisma lagi Lebih lembut. "Yakali Bisma udah gede gini nggak tau cara ngaca." Jawab Lisa lagi dengan polos. "Yaudah karna lo punya kaca, dan berhubung lo juga tau caranya ngaca. Pulang dirumah lo ngaca terus liat diri lo sendiri dan tanya. Emang gue cocok gitu pasangan sama lo. Dan menurut lo, emang macan yang gagah cocok ama gajah yang melar?" JLEBB bagaikan tertusuk pisau. Kata-kata Bisma sukses menyakiti persaan Melisa, Hurt but not Blody itulah yang di rasakan Melisa. Bisma sukses mempermalukannya di depan umum lalu kemudian pergi tanpa rasa berdosa seakan tak pernah terjadi apa-apa. Melisa berlari menuju toilet wanita sambil menunduk dan mebiarkan air matanya berlomba-lomba untuk keluar tak menghiraukan tatapan orang-orang padanya. "Kuat Lis jangan nangis! Buat dia menyesal karna udah hina lo." Batin Lisa menyemangati dirinya sendiri .
Tous Droits Réservés
#36
bisma
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Friendship In Love
  • GILANG ABRAHAM
  • LOVE STORY QIANARRA
  • SamLova [Terbit]
  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • IS IT LOVE?  [On Going]
  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • HTS (Hubungan Tentang Status)
  • AKSENIO
  • RAISEN

"Anisa hari ini kamu cantik buangetttt, pakek u tripel t lagi." Rayu Alif kepada Anisa. Anisa sama sekali tidak kebaperan atau ngeflay karena dia atau betul sifat sahabatnya, kalau ada maunya pasti memuji. Kebiasaan yang terhaqiqi. "Dari dulu."ketus Nisa dengan raut muka datar alias biasa-biasa saja. "Tapi sayang Tollloollll L nya tripel tripel." Kata Alif sambil menekan kata Tollol pada kalimatnya. "Loe tu yang begog, kalau gue gak tolol mana mau gue sahabatan sama Alien nyasar kaya loe." Jawab Nisa sambil menjitak kepala Alif saat kata Begog. Mereka memang sahabat yang konyol dan aneh. "Sialan loe." Melihat makanannya dan makanan Reza sudah habis, Alif berdiri untuk kembali. "Za ayo cabut, mbak min nanti yang bayar makanan Alif sama Reza Anisa ya. Soalnya dia baru ulang tahun." Setelah berbicara panjang lebar kali tinggi ditambah volume eh maksudnya setelah berbicara Alif langsung pergi sambil menjulurkan lidahnya ke arah Anisa. "oke." Jawab mbak Mina Uhuk-uhuk Mendengar kata-kata yang dilontarkan Alif, Anisa langsung kesedak saat minum. "Ati-ati dong kalo minum." "Alien, awas aja loe ya." Teriak Anisa kencang. Dia baru sadar kalau jadi sorotan mata para pengunjung lainnya. Tapi dia tetap tidak peduli. "Emangnya loe ulang tahun Nis? Bukannya masih lama ya?" Tanya Nafisya dengan nada polos. "Ya Allah kenapa engkau beri aku teman sepintar ini?" Mendengar dumelan Anisa, Nafisya hanya tersenyum kecil. "Alif itu lagi ngerjain gue." Dumel Anisa sambil berdiri merogoh sakunya. "Berapa mbak?." Tanya gadis itu kepada mbak Mina. "Sekalian sama Alif Reza kan?" Tanya mbak Mina. "Iya." Baca selengkapnya:")

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu