I'M FINE

I'M FINE

  • WpView
    LECTURI 32
  • WpVote
    Voturi 8
  • WpPart
    Capitole 3
WpMetadataReadPentru adulțiÎn curs de desfăşurare
WpMetadataNoticeUltima publicare mar, noi 3, 2020
Sejak aku kecil, aku sudah diajarkan untuk tumbuh menjadi sosok wanita yang arogan, tegas, dan penuh wibawa oleh keluargaku, didikan keras yang mereka tanamkan cukup membentuk kepribadianku kini menjadi sedikit lebih dingin dan angkuh. Aku seperti tidak bisa bergerak dalam zona amanku sendiri, aku seperti ditawan dan di tikam sewaktu-waktu jika melanggar norma yang ada. Seperti itulah kira-kira, aku pikir hidupku akan indah jika ada seseorang yang akan berbaik hati untuk menolong hidupku, sedikit harapan aku akan memiliki keluarga kecil yang bahagia, meski itu hanya angan-angan, karena tidak ada satu pun pria yang memilih wanita bertingkah buruk sepertiku. Keluargaku adalah sumber penghancur jati diriku, mereka seakan mengutukku ketika aku melakukan hal baik, apa lagi saat aku tersenyum, aku bagaikan manusia bertingkah nista didepan mereka, kapankah Tuhan memberikanku waktu yang tepat untuk aku bisa keluar dari tempat terkutuk ini? Keluarga yang hangat dan harmonis tidak aku dapatkan disini. Tolong aku Tuhan aku ingin hidup bahagia dengan pilihanku sendiri. Dan aku berharap kelak bisa menggenggam dunia dengan hati yang tenang tanpa ancaman. Zea Leoni Tama Derren Franserd Celileoni Fahran anggara Putra
Toate drepturile rezervate
Alătură-te celei mai largi comunități de povestiri din lumePrimește recomandări personalizate de povești, salvează-ți favoritele în biblioteca ta și comentează și votează pentru a-ți dezvolta comunitatea.
Illustration

S-ar putea să-ți placă și

  • ARIESKA || Sweet Family [ ✓ ]
  • Antara aku dan dunia
  • BYE, MANTAN! (TAMAT)
  • Fall For You
  • Mahligai Sunyi
  • MINE TO HOLD! [RE-UPLOAD!]
  • Embun Pagi
  • RUANG DEPRESI [ END ]

kisah tentang keluarga yang harus melawan kerasnya kehidupan. Pertengkaran, kebohongan, penghianatan, kekecewaan yang harus mereka lewati. Hidup itu tidak abadi. Ada saatnya kita akan merasakan kebahagiaan, dan ada juga saatnya kita akan merasakan kehancuran. Itu sudah takdir tuhan, dan kita tidak bisa menolaknya. Mereka hanya bisa berharap semua nya selesai. Benar benar selesai, terlebih lagi diriku, iya aku. Aku adalah saksi bodoh yang menyaksikan kehancuran keluarga ini. "Kayak yang pernah orang bilang, Sekuat apapun lo menjaga apa yang pergi, itu akan tetap pergi. Dan sekuat apapun lo menolak apa yang datang, itu akan tetap datang. Jadi ga ada alasan lo bertahan dengan memaksakan takdir"

Mai multe detalii
WpActionLinkLinii directoare referitoare la conținut