°°Who am i ?°°

°°Who am i ?°°

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 3, 2020
Semua lewat seperti angin hingga memory yang pernah hilang itu kembali, membuat Alta harus berfikir keras. "Iya, memang bukan tapi kita sayang kamu Alta" Semua mata tertuju pada sang papa, terkejut atas ucapan beliau. Alta kemudian tertunduk dan tak tahu harus berkata apa, ada rasa lega tapi tetap saja sesak. [hasil pikiran saya sendiri] jika ada kesamaan nama tokoh, judul, ataupun alur. Mohon maaf sebesarnya.
All Rights Reserved
#26
iam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • My Beloved Brother |tamat|
  • LANGIT BIRU
  • THROWBACK
  • do you miss me ?
  • ALASKALETTA
  • GEMA (On GOING)
  • Maaf' (Revisi)
  • REAL (Selesai)

"Loh, ntar-ntar, mama nitipin gue ke abang-abang biar gue bisa dididik sama mereka? Kelakuan mereka kan lebih laknat dari gue." ..... Dituntut agar bisa ini itu saja sudah cukup membuat Alea kesal. Sekarang mamanya berulah lagi dengan menitipkan Alea di rumah keempat abangnya dengan dalih agar Alea menjadi anak yang lebih baik seperti mereka. Lebih baik? Abang pertama punya pacar cowok. Abang kedua suka ngedugem. Abang ketiga ngikutin jejak abang pertama. Abang keempat suka balap liar. Lebih baik dari mananya? ........ Akankah Alea dapat bertahan di rumah sang kakak? Mengingat Alea masih memiliki satu problem, yakninya tetangga rumah yang selalu menempel padanya setiap hari. "Kayaknya gue alergi sama lo deh, setiap lo deketin tangan gue gatel, bawaannya pen gorok." -Alea "Nego dikit boleh? Jangan gorok deh, kerok aja gimana?" -Angkasa

More details
WpActionLinkContent Guidelines