Dear Felice

Dear Felice

  • WpView
    LECTURAS 93
  • WpVote
    Votos 19
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, ago 22, 2020
WpInfo
Fanfic
" Live like a neutral color, where destiny will carve a variety of other colors,so that neutral colors will mix and not neutral anymore. This is where we know that destiny is trying to tarnish that neutral color " Dandeliana Felice Vrechi, atau yang sering di panggil Felice itu, merasa bahwa mimpinya hanyalah mimpi layaknya manusia biasa dimana manusia bermimpi pada umumnya saat tidur. Namun ia tak menyangka bahwa itu tak semudah yang ia kira Dirinya yang mempunyai motto sambat dan aleman 24/7, kini harus bertentangan dengan itu karena kini hidupnya sudah sangat stress, di tambah lagi terjebak di kehidupan orang lain. Ingin rasanya ia menjadi sirup marjan saja. kenapa takdir seolah bermain-main dengannya?!! Ia hanya ingin hidup dengan tenang tanpa gangguan menyebalkan
(CC) Atribución No Comercial. Compartir Igual
#248
mulfand
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Matahari
  • Paradise
  • Goodbye Alaska [END]
  • In My Dreams
  • Kemana Arah Pulang?
  • NOESIS [END]
  • It Starts With A Dream
  • OBAT NYAMUK🔥⛔ IMAGINE HWANG HYUNJIN X YOU⛔✅COMPLETED✔️[1]
  • 🎹secret of piano love♥️
  • Harapan Bunga Terakhir
Matahari

Aditya Baskara benci ketika mengingat acara bunuh dirinya yang tak jadi karena dipergoki oleh seorang gadis cacat kaki bernama Arunika Ahana. Terlebih lagi dengan ucapan sarkas gadis lemah itu. Setelah kejadian itu, Arunika masuk ke dalam daftar jajaran orang yang harus Baskara jauhi. Tapi di kemudian hari, Baskara dengan tak ada harga dirinya malah memohon Arunika untuk memeluknya ketika astraphobia-nya kambuh. Baskara agaknya sudah semakin gila ketika tanpa sadar tiap malam ia selalu rindu akan pelukan Arunika. Sehaus kasih sayang itu kah dirinya? "Itu air buat gue, 'kan?" "Bukan. Ini buat Arvi." "Arvi?" Baskara tersenyum kesal, menatap tajam Arunika. Dia menunduk mensejajarkan kepalanya dengan Arunika dan membawa tangan gadis itu menyentuh rahangnya. "Yang butuh perhatian itu gue, bukan Si Ingusan itu." "Kamu-!" "Gue haus, Aru-haus kasih sayang lo." 23. 08. 2024 [ Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang ]

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido