Sabtu Tanpamu

Sabtu Tanpamu

  • WpView
    Membaca 39
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Mei 12, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
Cerita yang tak ku tahu akhirnya seperti apa. Yang sampai detik ini ketika aku menulis ini aku masih bersamanya, dalam ikatan yang salah. Kan ku tuliskan awal ku mengenalnya, beradu rasa denganya, kisah bagaimana aku dan dia saling memperjuangkan, saling ucap rindu lewat batin tanpa kata, saling jaga lewat do'a, saling menyakiti dengan kenyataan yang ada. Sampai detik ini yang kisahnya masih diambang kebimbangan, dimana aku berada disisinya tanpa sadar aku bukan siapa siapa. Cinta ini memang seolah ilusi yang tak bisa diharapkan untuk jadi nyata, tapi aku sangat mencintainya. Aku, Randini
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#21
rasayangsalah
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • ngger adalah vandyku
  • TRAUMA
  • RAHSYA UNTUK NAURA
  • Aku Kamu dan Dunia Kita
  • [LS1] RAINEESME (Completed)
  • Cewe Labil VS Cowo Cool (Ranveer & Ishani)
  • pesan dalam hujan
  • jangan sakiti aku
  • DILEMA CINTA [END] COMPLETED

hatiku tersobek. terkoyak! entahlah..aku bingung mendiskripsikannya. aku tak tau harus bagaimana menceritakan sakitnya. hatiku sudah tak utuh! begitu yg ku tau.. . manusia yg kucintai ini jelas penyebab perihnya. aku tak tau apa yg ada diotaknya. lebih frontal jika waktu itu aku tak takut dosa mungkin sudah kubunuh dia. kubuka batok kepalanya agar aku bisa mencuci otaknya! gila! yaa gila mungkin gambaran yang tepat untuk khayalan pembunuhan yang ku bayangkan. lagi-lagi hanya khayalan. aku masih cukup waras untuk mengabiskan sisa usiaku dengan baik,bukan hanya karna emosi ku yang meledak saat orang yang tak kurang dari 4tahun ini menghujam jantungku tanpa ampun dengan mengkhianatiku lantas aku di bui karna membunuhnya. . 'mengapa begitu tega?' jerit batinku berkali-kali yang dengan begitu otakku membenarkan tentang apa yg ku khayalkan. membuka batok kepalannya agar aku bisa mencuci otaknya adalah hal yang mungkin akan membuatku puas sekaligus membuat batinku menjerit lebih keras lagi. kenapa? yaa alasannya sudah sangat jelas. aku sangat mencintainya tidak kurang dari 4th ini. . . . hallo ini pengalaman pertama ku menulis di wattpad. tentu dukungan dan partisipasi juga saran kalian sangat ku butuhkan. cerita ini 70% real, 30% bumbu penyedap. selamat membaca ❤❤❤

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan