Penyu Makan Apa? [Tamat]

Penyu Makan Apa? [Tamat]

  • WpView
    Reads 2,879
  • WpVote
    Votes 164
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Thu, Apr 2, 2020
WpInfo
Poetry
[Archived] Kakak bilang, penyu makan ikan. Tapi yang kulihat, penyu makan tutup botol air mineral. Kutanya saja pada ayah, pada ibu, dan pada semua orang---penyu makan apa? Para bedebah itu tetap saja hendak menipu. Maka ketika kaki bergulat pasir putih, aku menangkap seekor anak penyu dan memperlihatkan pada semuanya. Penyu makan plastik. [Puisi-puisi prosais dan prosa-prosa puitis.] *** Penyu Makan Apa? ©sadaraa, 2020
All Rights Reserved
#5
prosais
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jatuh Cinta itu Luka
  • SENI PROSAIS (End)
  • KLINIK PUISI (Semoga Lekas Kambuh)
  • Age Quod Agis
  • Broken Home [End]✓
  • JINGGA
  • The Devil Queen (END)
  • Red
  • {PERKATA} Selesai
  • Savero Archandra || Haechan || END

"Jika jatuh cinta itu luka, maka biarkan patah hati jadi cara menjadi dewasa paling menyakitkan meski lewat sebuah luka. Sebab, setelah seseorang mengalami patah hati, maka dia akan seperti dilahirkan kembali." Kau tidak akan pernah tahu sedalam apa rasa sakitku sampai itu jadi sebuah buku. Sengaja aku tuliskan semua ini untukmu. Tentang hubungan yang banyak lukanya. Aku yang tak pernah benar-benar kau anggap dan kau yang selalu membingungkanku dengan perasaan tidak jelasmu. Padahal, ego telah aku kalahkan. Gengsi telah aku hilangkan. Dan perasaan yang besar telah aku tunjukkan. Tapi, mengapa aku justru dengan mudah dilepaskan tanpa satu kata maap atau bahkan sebuah kalimat perpisahan? Tidak apa-apa. Aku kini sudah kembali baik-baik saja. Walau tak bisa dipungkiri, fase menyakitkan itu masih sesekali kembali melukai hati. Sebab, siapa yang tidak hancur saat cinta tulus diberikan begitu dalam, tetapi hatiku justru berakhir dihunjam dengan pisau tajam? Bila suatu hari nanti kau diberi musibah dan masalah yang bertubi-tubi, ingatlah aku sebagai seseorang yang pernah kau buat hancur berkali-kali. Tanpa merasa berdosa dan tanpa ingat kata maap sama sekali. rank cerita: #1 dalam poetry dari 20,6k [ 02/04/2023 ] #2 dalam sajak dari 28,3k [ 24/07/2022 ] #1 dalam poem dari 12,4k [ 23/07/2023 ] #1 dalam kata dari 15,5k [ 10/05/2023 ] #1 dalam prosa dari 4,25k [ 26/05/2023 ] #1 dalam antologipuisi [ 4/03/2023 ] #1 dalam bait [ 4/03/2023 ] #1 dalam senandika [ 4/03/2023 ] #2 dalam diksi [ 24/04/2023 ] publish : 2 Juli 2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines