Mimpi Senja

Mimpi Senja

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 26, 2020
Cerpen sastra dan fiksi Ibarat kapal yang tenang. Namun sesuatu yang tidak diinginkan itu datang. BADAI. Ditengah kepanikan, siapa yang berani menjamin keselamatan seisi Kapal? Dan bagaimana jika satu-satunya sang awak kapal menghilang? Hal inilah yang dirasakan oleh Arul dan ibunya. Keluarga kecil yang KEHILANGAN kepala keluarganya. Hingga kerinduan ini menjadi sebuah mimpi dengan sesuatu yang sangat disukai Arul, yaitu Senja.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja dan Jingga
  • Bidadari Terakhir
  • WANITA CADAR PILIHAN CEO
  • Topeng Lama
  • Hubungan Bodoh ✔ LENGKAP
  • FATE ✓
  • Fajar & Senja
  • Jejak di Pesisir
  • Romantic Rhapsody  ✔ TERBIT

Senja itu indah, bukan? Dia terlihat menenangkan, damai, namun apa yg kita tahu lebih dari itu? Mungkin saja dia menyimpan emosi, dan kesedihan di dalamnya? Dan jingga, dia tak akan lepas dari senja. Senja dan Jingga yang ditakdirkan harus tetap bersama, saling melengkapi oleh semesta. Tanpa jingga, tidak akan ada yang namanya senja, dan tanpa senja, jingga pun tidak bermakna. Mereka akan sempurna saat bersama. Namun, ini bukanlah tentang senja berwarna jingga yang berada di atas langit sana--mereka hanyalah seorang kakak-adik yang saling melengkapi. Tentang Jingga--sang kakak yang harus menjadi tulang punggung keluarga, jadi ayah serta ibu untuk adiknya, dan harus tetap kuat disaat jiwa dan raganya sudah lelah. Semua itu hanya demi satu orang--adiknya. Senja. Senja terlahir tidak normal seperti anak-anak lainnya. Dia memiliki gangguan spektrum autisme hingga seringkali Jingga merasa cemas saat harus meninggalkan sang adik. Tak ada kerabat yang peduli, bahkan ayahnya pun lepas tangan, ia jarang sekali pulang. Kalaupun ia pulang, hanya untuk menuntut uang pada Jingga--untuk berjudi dan mabuk-mabukan. Di tengah kerasnya kehidupan Di tengah kejamnya dunia Akankah Jingga menemukan cahaya bersama Senja? Ataukah Jingga dan Senja akan tenggelam, hilang ditelan langit yang gelap?

More details
WpActionLinkContent Guidelines