Flying Without Wings (HaliTau) [Slow Update]

Flying Without Wings (HaliTau) [Slow Update]

  • WpView
    Lectures 7,896
  • WpVote
    Votes 251
  • WpPart
    Chapitres 5
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., déc. 23, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Manik matanya yang biru safir indah itu terus menatapku dengan dalam,senyumannya yang manis telah mengubah bagian duniaku,dia sungguh manis seperti manik matanya disertai dengan senyumannya.Tetapi perasaan apakah ini,apakah aku mencintainya??? Hello Guys^^ Itu adalah prolog dari ceritanya ya~~ Semoga kalian suka dengan cerita pertama author dengan story pairing HaliTau (Halilintar x Taufan Love)^^ Happy Reading Friends☺️ Warning:Ada Chapter Lemon/Yaoi,jadi khusus para Fujodhansi aja yg baca dan cari asupan :3 Sedangkan buat yg masih dibawah umur dilarang untuk membacanya😁🙏
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Kau lah Kakak Terbaikku! (END)
  • Random Boboiboy Halilintar [REVISI]
  • My Beloved Senior [HaliSol]
  • MY BEAUTIFUL SUN [Revisi]
  • 𝐓𝐈𝐂𝐊 𝐓𝐎𝐂𝐊 [𝐁𝐁𝐁] {𝐒𝟐}
  • si Sulung & si Bungsu
  • Makannya Jangan Menduda!
  • Bukan Sebatas Kekuatan I (complete)

"Gw pengen cepet - cepet ketemu bunda, tapi gw masih ada 6 adik yg harus gw jaga. Bunda, gapapa kan ya.. Hali nyusul bunda keatas? tapi Hali masi ada 6 adik yg harus Hali sayang, Taufan katanya engga sanggup kalo jadi anak pertama. Jadi setelah Hali ngurus adik - adik sampai sukses, Hali boleh nyusul Bunda ya?" Gumam Halilintar yang sedang berbaring di rumput, menatapi indahnya malam. Hali tidak mampu menahan air matanya, dia menangis karna dia kira tidak ada yang melihat. Tiba - tiba.. "Kak.. kakak kenapa nangis?" Ucap Taufan yang kebingungan melihat kakaknya menangis itu. "H - hah? e - engga kok, kakak ga nangis! cuma kemasukan.. r - rumput iya rumput!" Ucap halilintar sambil dengan cepat menghapus semua air matanya, sayangnya Taufan sudah melihat semuanya. Halilintar tidak dapat mengelak. "Kak, kalo ada apa - apa cerita. Bukannya dipendam sendiri, kakak gak nganggep Taufan? Taufan disini kak, Taufan bakal denger semua keluh kesah kak hali." "Maaf." - Halilintar Apa yang bakal dilakuin Halilintar untuk menyukseskan adiknya ya? kalo penasaran yuk baca ceritanya lebih lanjut! '~▪︎°▪︎~' WARNING HARSH / CURSE WORD! WARNING TYPO BERTEBARAN! Selamat membaca!

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu