Your Love Beats My Hatred

Your Love Beats My Hatred

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 31, 2020
" Alexsa " panggil Alex. " Kenapa bang? Kenapa dia kembali? Kenapa harus sekarang? Dari kemarin dia kemana bang? Kenapa waktu gw udah lupain dia, dia baru kembali dan membuka luka lama? Gw capek bang, gw capekkk" Teriak Alexsa dan segera di tarik ke pelukan Alex, Alexsa pun menangis di dada bidang milik Alex. Dirinya kembali, kembali dengan membawa luka lama, membawa luka yang sama, membawa luka yang hanya akan membuat luka ini kembali menganga, tembok pertahanan yang sudah di buat seketika runtuh ketika kedatangannya dengan membawa luka. Alexsa yang mencoba membuat lembaran baru kini harus kembali dengan lembaran lama yang penuh sengsara. Bagaimana Alexsa akan menghadapi semua itu? Apakah dia akan kuat menghadapi luka lamanya yang telah kembali? Apakah dia akan kembali dengannya atau malah memilih untuk pergi dan mencari cinta yg baru? Kalau mau tau baca aja ya ceritanya😂 Selamat membaca man-teman😊
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Believe
  • CLOSER
  • ATHALARIQ
  • ARBIAN [ ON GOING ] √
  • AKARA (Ending)
  • Reach The Heart
  • Need Someone💔

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines