Jurnal 184

Jurnal 184

  • WpView
    LETTURE 56
  • WpVote
    Voti 7
  • WpPart
    Parti 3
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mar, giu 2, 2020
[ K I S A H 1 8 4 H A R I ] Hari itu aku tak berharap bertemu kembali dengannya. Jangankan berharap sempat berpikir tentangnya pun tidak sama sekali. Ketenangan yang kuharapkan di kota itu justru tak kudapatkan. Dia kembali membawa masa lalu menuntut untuk diselesaikan. Sejak hari itu, aku tahu perjalanan ini akan panjang. XOXO, Elizabeth Ivanya
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Tempo(chanbaek)END✔
  • Alter Ego
  • Remember You (Selesai)
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • SeLYna🍂
  • Missing And Found You
  • Problem [REVISI]
  • Kisah Seorang Shani CEO Muda Yang Cuek dan dingin ke semua orang (Shani)

Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat? Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu. Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi. Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama. Hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga. Dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia. Bahkan semua itu telah kita susun sedemikian apik dan terlaksana sesuai harapan. Namun ternyata kenyataan menamparku dengan kepergianmu. Kehidupan kita yang aku damba-dambakan sekarang hanya menjadi sebatas imajinasi. Sejak kepergianmu tak ada satu haripun yang aku lewati tanpa memikirkanmu Berulang kali ku paksa memoriku untuk memutar deretan hari yang kita lewati bersama kedua buah hati kita sebelum kepergianmu itu, berharap aku bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menghantuiku. Namun tak ada satupun dari rentetan kenangan itu yang menjawab kegelisahanku. Sampai akhirnya waktu, benar membuatku terbiasa. Mencoba menghapus semuanya meski seringkali dadaku sesak karena tangis yang tak bisa kulepas. Dan kini sudah dua tahun kisah kita berakhir tanpa kata pisah Dan takdir seolah mempermainkanku dengan mempertemukan kita kembali secara tidak sengaja Kau masih sama, tidak ada yang berubah Kau masih seperti sosok yang dulu membuatku jatuh hati Tapi yang membuatku terpukul adalah Tuhan merenggut ingatanmu.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti