AITAKATTA
  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 4, 2020
Aku sudah melayang dengan semua meja kursi di dalam kelas. Aku mencoba untuk tenang dan menggerak-gerakkan tangan ku mencoba mengendalikan kursi di depanku. Kursi yang semula melayang dengan tenang kini bergerak berputar-putar mengikuti tanganku yang juga berputar. Aku merasa semakin terbiasa dengan ini. Maka aku pun memainkan semua benda di dekatku dengan menggerakkan mereka secara bersamaan dan berhasil. "Kau sudah bisa mengendalikan kekuatanmu" suara serak dari pintu kelas menghentikan aksiku. Aku tersentak dan menoleh ke sumber suara. Otomatis semua benda melayang kini jatuh berdebam dengan indahnya ke lantai, begitu juga aku. "Taka"
All Rights Reserved
#421
minorromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Queen of Emperor [OPEN P.O]
  • Backharat - The Foxies' Voices (Proses Terbit)
  • Yosan Ananda
  • A GA TA || Lee Jeno [COMPLETED]
  • REX-Nya ALA [TERBIT]
  • Benevolence of fate (Tamat)
  • Alena Story (END)
  • BL| I'm Pregnant With The Child Of The Traitor General In My Past Life
  • Memory of The Love Melody {Completed}
  • Bimasakti - Dark Beggining Of All

[SEBAGIAN PART DIHAPUS UNTUK KEPENTINGAN PENERBITAN] Note: Bukan Novel Terjemahan "Aku dengar danau ini cukup dalam. Jadi ku pikir lebih baik membuktikannya." Saat ucapan itu usai dengan senyum licik Ailin dan kedua sepupunya yang lain mendorong tubuhnya hingga ia tercebur ke danau. Meilan tahu dirinya pandai berenang, ia juga masih bisa melihat daratan yang begitu dekat dengannya. Tetapi kakinya tak bisa bergerak, kakinya terasa kram. Ia sudah meminta tolong tapi ketiga sepupunya malah hanya tertawa tanpa ada niat sedikitpun untuk menolongnya. Jika begini Meilan yakin ia bisa mati. Hingga semuanya gelap. Meilan terbatuk begitu keras hingga dirinya terbangun dan membuka mata. Saat disentuh sudut bibirnya, terdapat darah. Dengan terkejut ia mengusap mulutnya yang ternyata memuntahkan darah. Pintu terbuka dan ia menemukan seorang gadis muda tersenyum padanya. Sepertinya gadis ini seusia dengannya, tapi melihat baju yang dipakai gadis ini membuatnya mengernyitkan kening. Ia merasa ada yang aneh dengan semua ini. Segera matanya menyisir sekitaran, barang antik terpajang rapi dan ruangan ini terlihat indah seperti kamar seorang putri sebuah kerajaan zaman dulu. Ia pun terfokus pada apa yang dipakainya, ini bukan pakaian yang terakhir kali dikenakan. Ini pakaian orang lain tapi indah dan terkesan aneh. Ia biasa melihat baju semacam ini di drama kolosal. Ia jadi semakin bingung sekarang. "Putri, air mandi Anda sudah siap." Lapor gadis yang masih berdiri didepannya itu. Meilan tak paham situsi ini. Sungguh! Saat dirinya ingin bangkit dari duduk nya yang tiba-tiba tadi dengan dibantu gadis yang tak ia tahu namanya itu, kepalanya berdenyut sakit. Sekelebat ingatan muncul dalam otaknya. Si pemilik tubuh ini. Hingga Meilan tahu bahwa dirinya adalah seorang putri dari kerajaan kuno. Mature Content 21+ #1 Fantasy 16 Oktober 2020 #2 HistoricalFiction 15 Desember 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines