Love Yourself

Love Yourself

  • WpView
    Reads 234
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 8, 2023
Cerita ini bukan kisah romantis pasangan sejoli yang tengah menjadi perbincangan hangat saat ini. Dan juga bukan kisah anak SMA yang lagi di landa rindu atau apalah itu! Ini kisah seorang perempuan yang tengah berjuang bersama karya terindahnya. hanya kisah tentang seorang wanita tangguh bersama perjuangannya membuat karya terindah yang ia miliki. Dia pernah berada di titik terendah dalam hidup Dan dia pernah merasa bahwa apa yang dia lakukan selama ini adalah sia sia "Tania hanya ingin jadi penulis pah" "Tinggalkan itu! Kamu harus jadi wanita berpendidikan dengan menjadi lulusan terbaik di fakultas hukum" Ia depresi selama lima tahun untuk mengikuti kemauan ayahnya, yaitu berhenti menjadi penulis dan berusaha menjadi wanita yang berpendidikan. Ini adalah kisahnya selama lima tahun yang ia jalani, ambil hikmahnya dan pelajari semua yang ada di balik itu. Untuk penulis pemula dan untuk seseorang yang punya niat menulis semoga kisah ini mampu menginspirasi kalian. ------- Note: Murni dari pemikiran author! ©copyright: juni 2020 Adistianurrr ⚠don't copy my story
All Rights Reserved
#116
home
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARDIRA [SELESAI]
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • ALEYA~~
  • Gone(✔)🔚
  • The Redemption [TERBIT]
  • REGRET [END]
  • Step Brother [#1 FHS]
  • Jemput Aku, Tuhan [OPEN PO]
  • Self Injury's(complete)✔
  • My Broken Wife [MDS ¦ 1]✔

Tentangku tentangmu sempat tertulis di kertas yang sama. Namaku namamu pernah Tuhan satukan dalam skenario yang kita perankan. Rasamu rasaku pernah saling mengisi kekosongan. Meski tak pernah terucap, namun bisa dirasakan. Bukankah semua itu menyiksa? Bukankah jika kita terus begini akan ada luka? Bukankah kamu lelah menyimpan kata? Dan bukankah aku juga lelah menunggu kalimat indah yang tak kunjung terdengar darimu? Bukankah kita telah sama-sama jenuh menerka semua rasa yang tidak memiliki nama ini. Semua sangat menyiksa. Mungkin kita mencoba membuat kenangan sebanyak-banyaknya karena kita tahu, suatu hari nanti, kita tidak akan bisa lagi bersama. Yang pergi akan tetap pergi, walaupun kau telah menjaganya dengan begitu kuat. Yang datang akan datang, walaupun kau tidak menginginkan kedatangannya. Semua tak akan pernah abadi, semua akan sirna, semua yang fana akan binasa. Begitu pula dengan kisah dan kasih tentang kita. Kisah kasih yang tak memiliki nama. Ini tentang kisah patah, luka, kecewa dari dua orang yang akhirnya saling melepaskan dan terluka secara perlahan. Penasaran?? HAPPY READINGS❤

More details
WpActionLinkContent Guidelines