Aksara Cinta dan Derita

Aksara Cinta dan Derita

  • WpView
    Reads 1,268
  • WpVote
    Votes 110
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 9, 2020
Jatuh cinta tak pernah ada dalam rencana manusia. Allah lah yang menciptakan cinta, dan kita tidak pernah tahu pada siapa kita akan jatuh cinta. Ini adalah kisah cinta seorang wanita biasa yang mencintai lelaki sholeh dalam diam. lelaki itu bernama Muhammad Aksara. Lelaki itu berhasil merubah sosok Nada Cinta achmad menjadi wanita yang jauh lebih baik. Namun apa jadinya jika semua yang dia lakukan hanyalah demi lelaki itu saja, bukan karena Allah semata?
All Rights Reserved
#744
sadstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Peri Cinta (Wall Of Love) - END
  • Dipertemukan, lalu dihalalkan
  • Love Story In Friendship [End]
  • Imam dari Sepertiga Malam
  • Indahnya Persahabatan Menuju Cinta (SEDANG DI REVISI).
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • MAS WILDAN [END]
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • Imam untuk Gladysa✓

Wira Arya Abimana, mencintai Jeanice Olive Pratiwi dengan segenap hatinya. Demi wanita itu dia berusaha menerjang dinding pembatas yang amat besar karena perbedaan keyakinan. Bahkan ketika sang ayah menjodohkannya dengan Nadhira Shakila Putri, Wira menolaknya mentah-mentah. Dia tetap yakin bahwa Jeanice akan meninggalkan keyakinan demi dirinya. Namun, harapan itu pupus ketika Jeanice lebih memilih melepas Wira. Mampukah Wira menerima Nadhira yang hadir dalam hidupnya bak seorang peri cinta? dan berusaha menyelamatkannya dari kesalahan besar yang akan dia pilih. Yaitu cinta dan keyakinan. Mampukah Nadhira bertahan di sisi Wira ketika penolakan demi penolakan dia dapatkan? "Jangan sok suci, Nadhira! Kamu hanya anak haram dari seorang simpanan." - Wira Arya Abimana "Aku tidak peduli apa yang kamu katakan padaku. Kamu harus mengakhirinya, Mas." - Nadhira Shakilla Putri. - "Aku bersedia masuk ke dalam keyakinanmu. Apakah kamu senang?" - Jeanice Olive Pratiwi

More details
WpActionLinkContent Guidelines