Cerita Lama

Cerita Lama

  • WpView
    Membaca 7
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Mar 26, 2020
Seorang gadis dengan longdress cokelat tuanya berdiri menghadap barisan rak buku perpustakaan bertema IPTEK. Tangannya lincah mencari buku tentang mekanika, dari satu rak ke rak lainnya. Tanpa disadari tangannya menyenggol sebuah buku yang terselip di antara jejeran buku-buku tersebut hingga terjatuh dan mengejutkannya seketika. Ia merunduk untuk mengambilnya dan membuka lembarannya secara perlahan, hingga ia berhenti pada suatu bab tentang "heart disease". Seketika, memorinya tentang kisah tiga tahun yang lalu pun menghanyutkannya dalam lamunan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#523
lama
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Lonte Vs Gigolo (The Coli Trilogi I) (End)
  • Aishiteru
  • Insecure [REVISI]
  • Hema Alkaris (and his life)
  • TRUST ME ( And I Trust You ) (END)
  • ASMARALOKA || Love or Reality?
  • MY HOPE IS YOU (END)
  • GOLD
  • MANUSIA DAN PATAH HATI
  • ELGITA  (TERBIT)

Keheningan sesaat dalam kamar hotel mewah tetsebut. Yang ada hanyalah desah nafas dua insan yang telah usai mendaki puncak dari kenikmatan dunia. Pakaian mereka masih utuh dan lengkap tapi dua bagian tubuh mereka telah menyatu. Chika perlahan berdiri dari tubuh Renra. Ia merapikan celana dalamnya. Dan melihat Renra yang masih berusaha mengatur nafasnya. "Itu sebagai pengingat buat lo Ren. Gue adalah Lonte. Sampai kapan pun, meski gue udah berhenti. Orang akan tetap menganggap gue lonte. Gue cuma nggak mau ngerusak nama baik lu, nama baik keluarga lu. Akan banyak badai yang harus kita hadapi andai lu sama gue. Dan gue nggak siap buat itu. Lo masih banyak pilihan untuk hidup lo. Dan pilihan itu bukan gue. Tapi, kalau lo ngebutuhin gue. Lo masih nyimpan nomor gue." Setelah mengambil tas dan memasukkan amplop coklat itu ke dalam tas jinjingnya. Chika pun pergi meninggalkan Renra yang masih setengah sadar. Mata sayunya hampir saja tertutup menerima kenikmatan membahana yang diberikan Chika. "Chi. . Chi. . Chi. . " Hanya itu yang keluar dari mulutnya dengan tangan yang mencoba menggapai. *** Cerita tentang anak-anak manusia yang mencoba menemukan arti cinta sejati. Didalam pekat dan kelamnya kehidupan mereka. Cinta adalah memilih. Apakah itu tentang materi, status sosial, atau sekedar rupa wajah. Biarlah hati yang menentukan. Cerita ini mengandung unsur dewasa. Tapi, percayalah itu hanya bumbu penyedap. Bagai minum kopi, tanpa suara hujan.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan