When We Were Young

When We Were Young

  • WpView
    Reads 180
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 10, 2022
Mejaku terlihat penuh dengan sampah, aku hanya diam dan memunguti sampah itu. Sebenarnya kalau aku mau aku bisa saja mematahkan kaki atau tangannya atau bahkan lehernya. Hanya saja aku tak ingin menodai sabuk hitamku hanya untuk hal ini. ... "Lo itu pembawa sial! Jangan kerja disini deh.. kasian yang punya tempat!!" ... "Cantik-cantik budek" cibirya sambil menyikut lengan Yuri. ... "Jadi guru privat buat gue" celetuk Revan tiba-tiba. . . .
All Rights Reserved
#44
cupu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEE [Manusia Setengah Buah-Buahan]
  • DeaSea
  • GADIS (Lengkap belum revisi)
  • REBEL HEART "The Beginning Of Rhythm"
  • Why Fake Love?
  • 2035 : This Is My Choice [JoongDunk]
  • •LOVE MISTAKE• Heesun✓
  • ✓ Grade Boss Let Me Be
  • COOL BOY VS BAD GIRL
  • My First Love [END]

Dae, author BL yang anti nulis cerita ketos dingin justru masuk ke novel dan jadi pemeran utama yang jatuh cinta sama ketos dingin. Agak anj ya, cok? Dia Aquarius babi! dinginnya udah kaya es abadi di kutub selatan. "Bukan uke, Anj," -_- "Gue penjahat, lo pacar gue atau gue tembak?" Gue todongin pisang melengkung ke kepalanya pura-pura siap nembak isi otak kalau dia nolak. "Gue lagi suka, suka, suka, suka, suka, suka banget sama lo hari ini. Lagi sayang, sayang, sayang, sayang, sayang, sayang banget sama lo hari ini," "Sekarang pura-pura sayang ama gue aja dulu," Gue kedipin mata. "Nyampe nanti lo lupa kalau lagi pura-pura," "Kalau nggak maksa, bukan Dae Mahanta," Gue lipat tangan di dada.

More details
WpActionLinkContent Guidelines