my baby caca (On Going)

my baby caca (On Going)

  • WpView
    Membaca 3,965
  • WpVote
    Vote 255
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Apr 4, 2021
"Mama apa itu papa?" Tanya seorang gadis kecil. "Eh, kok kamu bertanya begitu?" Jawab sang ibu dengan terkejut. "Iya, mereka bilang caca tidak punya papa, dan caca di bilang anak haram ma!"Jawab sang anak dengan mata berkaca-kaca. "Tidak nak, kamu anak mama" jawab sang ibu dengan nada lemahnya. "Jadi, jawab ma, apa itu papa?" Desak sang anak, sambil air matanya tumpah di pipi cabinya. "Maaf kan mama ya nak, mama juga gak tau apa itu papa" jawab sang ibu dengan air mata yang tumpah di pipinya. "Kok mereka mengejeki ku terus sih ma? Dengan membilang aku anak yang tidak punya papa!"jawab sang anak "Ya sudah, jangan dengarkan mereka ya nak!" ucap sang ibu sambi menghapus air mata anaknya dan dirinya. "Ya sudah, kamu sudah makan belum?" tanya sang ibu, sambil mengalihkan topik pembicaraan anaknya. "Belum ma" jawab sang anak "Ya udah kita kedalam yok, mama sudah memasaki mu ayam rica-rica" jawab sang ibu "Ayok ma kita makan, caca udah lapar ni" jawab sang anak dengan menarik tangan sang ibu untuk menuju meja makan. "Iya kamu duluan dulu ya, mama mau menutup pintu depan dulu" jawab sang ibu. "Ok deh ma, caca kedalam dulu ya" jawab sang anak sambil berlari. Tengok lah bang anakmu sudah pandai berlari, memanjat, bernyanyi, menari dan masih banyak lagi, dia anak yang aktif, dan pentar, serta periang, dan tidak sombong,walaupun dia sering dihina banyak orang,bahkan teman-temannya pun menghinanya dia tak pernah sedih, tetapi pas tadi ia menanyai mu dengan mata yang berkaca-kaca hati ku hancur melihat nya begitu bang. Maaf kan mama ya caca, maafkan mama mu ini yang telah berbohong tentang siapa papa mu sebenarnya, biarlah papa mu bahagia dengan kehidupan bebasnya, ia tidak akan menerima mama mu ini, karena mama mu ini bukanlah wanita yang di cintainya. Mudah-mudahan kamu tidak malu ya mengakui mama mu ini di depan orang, karna mama mu ini terlahir sebagai wanita gemuk, dan miskin. Biarlah kita hidup berdua saja ya caca
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • CUCU BUNGSU MAFIA (Tamat And Lengkap)
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • My Handsome Devil
  • My Crazy Neighbor (Completed)
  • DIKANESHA
  • Regards, Natashira (END)
  • ALRIN
  • Kami yang Berdosa
  • Unplanned marriage

Cerita ini adalah sambungan dari cerita sebelumnya gadis cantik dan rahasia. Namun sedikit ada perubahan ya gak bener2 sama banget anggap aja ini part 2 nya. gadis cantikk kesayangan keluarga yang sangat menyukai susu, putri satu2nya keluarga Utama, Geovano dan James. . . . "Huaaaaaaaaaaa hiks hiks " "Ulu-ulu sayang opa sini cucuku opa disini " Ucap Jack, langsung menggendong Nadi yang masih menagis. "Liat sayang opa disini, semua opa mu disini untuk adek " Ucap Yudha memberi Nadi mpeng. "Ya ampun cucu opa kenapa nangis nak? Hm? " Ucap Rion membelai pipi cucunya. "Sini ad-ek syakit op-pa hiks hiks " Ucapnya terbata sambil menunjuk tenggorokannya. "Kok bisa? " "Di makan ayam goreng Dad, pa makanya buru* akhirnya potongan yang agak besar ketelen dan nyangkut di tenggorokan dia keselek lah jd mungkin tenggorokan masih sakit " Ucap lcy menjelaskan. "Mana yang sakit opa liat " Ucap Rion mengambil Nadi dari gendongan Jack. "Ini " Nadi menunjuk tenggorokannya. Lalu Rion mencium area leher / tenggorokan Nadi membuat anak itu kegelian dan seketika tertawa kencang. "Hahahah hihihi opa geli opa " Ucapnya. "Lagi ya opa cium lagi ya biar sembuh ya cucu opa ini ya muahhh " Ucap Rion dengan gencar menciumi leher sang cucu ia sangat senang jika mendengar suara tawa cucu perempuan ya ini. "Hahahah opa geli hihihi opa ampun opa hahah opa adek capek hihihi hahaha" "Capekk nangis apa capek ketawa hem? " Ucap Yudha kini Nadi sudah berada di gendongan Yudha. "Dua*nya opa " Jawab Nadi. "Ngantukk? " Tanya opa Yudha ketika ia melihat Nadi menguap. Dan yang di tanya hanya mengangguk. "Mau susu? " Tanya mommy lagi lagi Nadi mengangguk. "Nih susunya " "Mau gendong pakek jarik atau rebahan aja sambil opa peluk? " "Peluk aja, tp sama opa Rion dan opa Jack "

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan