-siempre en la momoria sha- setidaknya itulah kalimat pertama ketika laki laki berdarah spanyol indonesia itu menampakan diri kembali dihadapannya.Paramita shalsabila,sering dipanggil sasha oleh temannya mengutuk keras nasibnya kali ini.sungguh nasib sial membawanya untuk perjalanan memori kala waktu dulu saat romansa remaja yang penuh khayal dan dusta.sasha tidak tau proyek yang ditawarkan dengan gaji gede itu ternyata proyek pembangunan dari Abidzhar cakrabuana. sebagai seorang arsitek dia harus profesional dan dia juga sudah terlanjur tanda tangan kontrak. lain hal dengan pria itu sudut pandang dua insan yang berbeda,bagi abidzhar apa yang pertama jadi miliknya dia akan menaruh semua dirinya padahal itu selamanya. sebab sasha lah yang paling mengerti abi,ibu perinya abi kala dulu. walau kala dua insan itu tak menampik akan permainan takdir,faktanya cerita lalu tetap akan jadi memorial terjahat yang harus sasha terima.semuanya tidak lagi sama bagi sasha.
Più dettagli