HILANG
  • WpView
    Reads 118
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 28, 2020
Vidya merasa dirinya bak cuaca.Berubah-ubah.Terkadang ia suka,terkadang lebih dari sekedar suka.Namun saat Faisal membalas perhatiannya,ia bagai memunculkan cuaca winternya.Mengeluarkan ekspresi terdingin dan terdatar yang ia punya.Dan ketika isu menimpa tambatan hatinya,terkadang ia mengeluarkan cuaca sore hari yang begitu tenang,tak ingin terlalu menanggapi,terkadang pula ia memunculkan cuaca badai hujan asam,menampakkan mukanya yang masam dengan bulir-bulir bening di setiap sudut matanya. Tapi hanya satu yang ia khawatirkan.Ia tak ingin terlalu terobsesi.karna dibalik obsesi ada satu hal yang amat ia takutkan yaitu keHILANGan.. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuhu Yang udah terlanjur mencet jan lupa baca ya inshaallah ceritanya gak mainstream kok... Dan kalian bakal nemuin kejutan antara awal dan akhir cerita. Kebanyakan dari kalian klo cuman baca awalnya apalagi cuman prolognya ,yakin gak bakalan ketebak endingnya gimana.. Buat yang penasaran happy ending ato sad ending mending langsung baca KUYYY...!!! minimal baca prolognya kek huhu😭😭...tpi sayang mending smua ON GOING Cuzzz...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Zenna Story
  • Cuaca
  • Cinta Sang Prajurit 2 : Seragam Berdarah (End)
  • Lintang Waktu ✔
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}
  • [2] Keluarga Kaktus | Ondah Family
  • She(r)
  • Moodboster (PROSES PENERBITAN)
  • Cinta Sang Prajurit (END)

Zenna Story Bertepuk sebelah tangan memang sakit, tapi apa lah daya ku jika dia memang bukan ditakdirkan untukku. Percuma saja jika dia hadir hanya untuk singgah bukan menetap. Aku bukan tempatnya pulang dan aku bukan rumahnya. **** "Tolong kasih aku kesempatan buat menebus semuanya selama ini" Ujarnya ditengah derasnya hujan. Gadis itu tak menjawabnya, ia tetap diam sambil menunduk. "Tolong jangan diam aja, jawab aku!" Ujarnya lagi. "Aku gak bisa, aku udah mati rasa!" Balasnya masih dengan menundukkan kepalanya. Air mata yang menetes tersamarkan oleh tetesan air hujan yang deras. "Jangan bilang gitu, aku bakal nungguin kamu sampai kapanpun itu!" "AKU UDAH MATI RASA ZEE! JANGAN GANGGU HIDUP AKU LAGI!" Sentaknya, dengan air mata yang membanjiri pipinya. "Nggak, kita bisa perbaiki hubungan kita pelan-pelan Sheina! "Maaf, kehadiran kamu dihidupku selama ini cukup menyakitkan buat aku Ze! "Jauhi aku, jangan ganggu aku lagi, aku pamit pergi!" "Hikss.. hiks.. hikss.." kakinya ambruk begitu saja ia sudah lemas, tidak tahu harus melakukan apa lagi. Gadis yang selama ini mengaguminya diam-diam kini telah pergi meninggalkannya. Satu kesalahan berujung fatal, ia tidak pernah menyadari ada seseorang yang begitu tulus mencintai dan menyayanginya, namun selalu ia sia-siakan dan tak pernah ia perhatikan. Hingga saat ia menyadari perasaannya, ternyata gadis ini malah sudah tidak memiliki rasa untuknya. Sakit. **** ~ Jika memang memendam rasa kepadamu begitu sulit dan menyakitkan, tapi mengapa hatiku enggan tuk menyerah saat ini ~ **** Teman-temannya bisa mulai membaca lagi ya, Kelanjutan dari kisah Sheino sudah up kembali yang pasti akan semakin seru cerita kedepannya. Up setiap hari Kamis ya! Ada perubahan judul ya gais! Jangan lupa follow akun ini dan Share cerita ini!

More details
WpActionLinkContent Guidelines