Our Untold Story

Our Untold Story

  • WpView
    Reads 93
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 1, 2020
Ingatkah kalian? Kapan terakhir kali kalian bersyukur karena bisa bernafas bebas? Negeri yang dulu indah dan disegani setiap mata yang memandang, kini bukanlah apa-apa selain medan kelam dan kekacauan - Negeri yang sejak dulu kucinta, hingga kini. Cinta Isi kepalaku penuh sesak, memandang kabut asap yang kian tebal menyelimuti kotaku. Paru-paru ku seakan tak mau mengalah, pedih, sesak menghela nafas disela malam yang panas. Bertahan sendiri pun aku hampir tak mampu, untuk apa aku memikirkan cinta? Tapi bukankah itu yang kita butuhkan? Cinta.. Saat semua mata saling berpandang dengan kebencian. Cinta.. Kambing hitam atas semua darah yang tertumpah di Negeriku kini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BROKEN (LINGORM) | END
  • YOU
  • sex servant [END]
  • BREATHE
  • STRAIGHT (Lingorm)
  • Wrong Feeling ~Namon~
  • Because Of You.. (Karena Kamu..) I LingOrm

Jika ada bunga yang layu dimusim semi, itu adalah Ling. Kenyataan bahwa ia kehilangan Kedua orang tuanya dengan cara yang tragis memukulnya begitu dalam. Tak pernah ada anak yang siap kehilangan kedua orang tuanya, semua terasa menjadi gelap, dunia Ling. kemudian ia mengenal gadis ceria bernama Orm Kornaphat. akankah ia berhasil menemukan kembali senyuman yang terampas?

More details
WpActionLinkContent Guidelines