The Last Hope : The Phoenix

The Last Hope : The Phoenix

  • WpView
    Reads 91
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 23, 2020
Hidup sebagai remaja yang tidak ingat masa kecilnya sendiri. Diadopsi hanya untuk dijadikan asisten rumah tangga. Dengan luka bakar yang menggores sebelah matanya. Membuat dunia tidak memihaknya. Satu satunya teman baginya, hanya seekor burung pipit kecil dengan warna merah yang terlihat aneh. Begitulah bagaimana Alicianna menjalani detik demi detik kehidupannya. Namun, apa jadinya jika ternyata luka bakar yang ia miliki dapat menguak kebenaran dari masa kecilnya? Apa jadinya jika ternyata burung pipit yang ia beri nama Pixie itu sebenarnya bukan burung pipit? Apakah masa kecil Alicianna memang seperti anak perempuan sebayanya? Atau ternyata berhubungan dengan dimulainya Perang Dunia ke-2? Petualangan seorang perempuan melintasi waktu dan kenangan tidak luput dari bahaya dan musuh yang mengancam. Dialah Alicianna Die Letzte Hoffnung.
All Rights Reserved
#198
fantasyfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Transmigrated as the Villainous Omega Prince [ END ]
  • Trapped in a Psycopathic Novel
  • KENRA; Antagonis Pengganti
  • MORGAN
  • Perfect Mom, Perfect Wife
  • The Wicked Wife's Past Strikes Back
  • Perfect Antagonist (end)
  • Binar Rembulan~Transmigrasi
  • When The Villain Looks at Me [END]
  • The Grand Duke Obsession (END)

Eryos William, seorang pria lembut dan penyayang, tiba-tiba terbangun dalam tubuh Gabriel Rainer Lev Oldene omega pangeran antagonis yang paling dibenci di kekaisaran. Ia masuk tepat di malam tragis ketika Gabriel terlibat skandal dengan Grand Duke Arnos Edward De Garland, seorang Alpha dominan yang kemudian dipaksa menikahinya. Dalam alur asli novel, Gabriel menjalani pernikahan penuh kebencian, hidup terhina, dan berakhir tragis tanpa seorang pun peduli. Namun kini jiwa dalam tubuh itu adalah Eryos bukan sosok licik dan kejam, melainkan hati yang tulus dan tak tahu cara membenci. Di dunia Omegaverse yang keras dan penuh intrik istana, Eryos harus bertahan sebagai "antagonis" yang sudah terlanjur dicap buruk. Bisakah kelembutannya mengubah takdir yang seharusnya berujung kematian? Ataukah ia tetap akan terseret pada akhir yang sama?

More details
WpActionLinkContent Guidelines