Hujan masih deras

Hujan masih deras

  • WpView
    LECTURAS 2,097
  • WpVote
    Votos 1,240
  • WpPart
    Partes 25
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, sep 3, 2021
Bagaimana jika para penghuni sekolah seolah sebuah robot berjalan, tanpa sapa, tanpa tanya, tanpa senyum kepada kalian? Aneh memang, tetapi itu terjadi pada gadis bernama Hanna. Teman teman sebayanya bagaikan sebuah robot yang dirakit oleh seseorang hanya untuk menontonnya tanpa membantu saat ia dibully dan mengikuti apa yang diperintah oleh sang perakit robot tersebut. Bahkan teman yang dulu selalu menggandeng tangannya pun kini menjadi sebuah robot yang selalu menundukkan kepalanya ketika bertemu dengannya, tetapi ia tidak marah karena ia tahu jika ada sesuatu yang dialami temannya itu yang bersangkutan dengan orang yang paling ia sayang. Dia datang, dia kiriman tuhan, dia malaikat penjaga, dia malaikat penolong. Hanna mengira jika dia sama dengan yang lainnya yang selalu mengolok oloknya, membullynya, memojokkannya dan lain lain. Tetapi ternyata tidak, dia sebaliknya! Dia selalu memberi semangat sama seperti derasnya hujan yang turun dengan membawa sebuah semangat besar dan penyejuk hati untuknya. Tetapi apakah dia selalu ada sampai hujan deras itu sudah tidak deras lagi. Putar lagu Dandelions - Ruth B Start : Sabtu 2 Mei
Todos los derechos reservados
#27
hanna
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Inside Me [END]
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • Aksara Lingga
  • WUNDE ( Selesai )
  • Anya
  • FIZYA
  • BROKEN HEART [END]
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Narasi patah hati
  • Apa Itu Cinta? (Completed)

TELAH TERBIT || Part Masih Lengkap! -Terinspirasi dari kisah nyata penulis- *** Aku memang sedikit berbeda. Lalu mengapa? Bukankah aku juga manusia? Tentang rasa sakit yang terpendam, masih tersimpan di memori sebagai kenangan paling menyakitkan. Tentang bullyan, hinaan, dan depresi yang tak bisa kuungkap dengan kata-kata. Tak bisa kujelaskan karena lidahku terlanjur kaku. Ini bukan kisah cinta remaja SMA, bukan juga kisah CEO kaya dengan sekretarisnya. Sebuah tulisan keluh kesah, rintihan malam, dan doa. Sebuah perjalanan hidup yang penih kejutan dan air mata. Semoga, dengan ini, bisa menginspirasi. Hidup memang hanya sekali, ada kalanya kau jatuh dan bersedih. Namun, yakinlah pada suatu hal. Tuhan mencintai hamba-Nya yang sabar. *** Karya pertama jadi masih hancur, sudut pandang gado-gado. 😍

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido