Rembulan Senja

Rembulan Senja

  • WpView
    Reads 456
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 26, 2020
Kenapa matamu meredup saat senja, dan hatiku membeku, kaku, bahkan hampir mati rasa, saat sadar itu kata sebuah pertanda
All Rights Reserved
#981
matahari
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Inikah Namanya Cinta?
  • Warna Yang Hilang
  • Friend's Zone's
  • SENJA KU SENJA MU
  • God,I Like Him [COMPLETED]
  • Perfect Illusion
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • Senja
  • Seindah Senja
  • Restu Tuhan

Aku sebut perasaan ini seperti apa. Rasa muak sekaligus suka. Rasa rindu sekaligus lelah. Rasa butuh sekaligus pasrah. Rasa ingin memiliki sekaligus ingin melepaskan, atau ini perasaan benci sekaligus cinta. Pertemuan yang ingin aku ingkari, perpisahan yang ingin aku percepat, yang setelahnya aku pun tak tau apakah aku sanggup atau tidak tanpamu. Kau yang telah membuat setiap hari dihidupku menjadi warna warni pelangi, eh bukan, bukan, bukan seindah pelangi kadang juga mendung, kadang juga terik. Ah entahlah semenjak bersamamu hidupku berubah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines