BULAN
  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 29, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Seorang gadis yang tidak mempunyai semangat untuk hidup,dia bernama Bulan angelia wijaya. orang tua nya memberi nama itu karna dia bagaikan bulan yang menyinari hari hari mereka dan malaikat yang membuat keluarga itu semakin harmonis. tapi itu tidak bertahan lama, semenjak kejadian itu semua nya berubah. sekarang yang dia rasakan hanya lah kehampaan yang selalu menghiasi kehidupannya,sewaktu kecil hidup yang penuh dengan canda tawa kini berubah menjadi gelap gulita. Tidak ada setitik cahaya yang menerangi hari hari nya.Kedua orang tua yang dia cintai telah pergi meninggalkan dirinya. Dan sekarang dia tinggal bersama oma nya,ibu sang papa. hanya oma lah tujuan hidup nya. Semenjak kejadian papa dan mama nya pergi meninggalkan nya, diri nya pun berubah. Dia tidak pernah menunjukan ekspresi nya ke orang lain dan tidak pernah berbicara. Dia mengalami trauma.. Apa kah ada orang yang bisa membuat diri nya kembali dengan diri nya yang dulu?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] When the Stars are Tired
  • ALLAND
  • JANJI TANPA SUARA
  • BULAN [Selesai]
  • Thank You For Everything [BoelxYaya]
  • KEMBALI
  • Aku Yang Tidak Diinginkan
  • Qanita
  • Angel

[TAMAT-LENGKAP] Vote dan komentar sangat diapresiasi😺 Di kota yang tidak pernah benar-benar tidur, di antara bangunan yang dibangun dari ambisi dan jalanan yang tak pernah mengizinkan langkah berhenti terlalu lama, ada dua jiwa yang terus berjalan bukan karena tahu arah, tetapi karena tak tahu bagaimana cara berhenti. Prawira Dirja Kartasasmita yang tumbuh terlalu cepat, terlalu sunyi, terlalu terbiasa membungkam isi hati demi memenuhi ekspektasi. Hidup dalam dunia yang menuntut ketegasan tanpa jeda, di mana keberhasilan adalah mata uang, dan kelembutan dianggap kelemahan. Bukti nyata bahkan jiwa yang paling terlatih pun, pada akhirnya, bisa lelah juga. Rania Dwijaswari Atmadja yang dibesarkan dengan cinta dan tawa keluarga. Anak tunggal yang belajar menjadi dewasa sebelum waktunya, tetapi sering lupa bertanya apakah dirinya baik-baik saja. Di balik senyumnya tersimpan pertanyaan sederhana: akankah ia menemukan dirinya lagi jika terlalu lama beristirahat? Dalam perjalanan panjang yang penuh kebetulan untuk mencari tempat rehat dari kungkungan ekspektasi, akankah dua jiwa ini menemukan alasan untuk tetap duduk, ataukah pintu untuk pergi terasa lebih mudah untuk dijalani? #2 di Romansa (30 Juli 2025)

More details
WpActionLinkContent Guidelines