AKU KAMU DAN DIA

AKU KAMU DAN DIA

  • WpView
    Reads 31,377
  • WpVote
    Votes 2,558
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 4, 2023
Sinopsis: Zee pria tinggi, gagah, dan dingin bertemu seorang wanita yang manja. Marsha wanita cantik seperti anime, baik, dan manja menyukai Zee yg dingin. Christo kembaran Zee memiliki sifat berbalik dengannya, Christo menyukai Marsha tetapi ia menyembunyikan perasaannya kepada Marsha. "Sha gw mohon sama loe, jangan tolak cinta Christo, dia suka banget sama loe" mohon Zee kepada Marsha. "gak Zee, gw suka sama loe" ucap Marsha dengan air mata yg mengalir dipipinya. "gw gak suka sama loe, Sha!!!" tegas Zee berbohong. Cerita antara dua saudara kembar yg mencintai 1 wanita yg sama. "Christo...." teriak Zee dengan suara kerasss. "sabar Zee" ucap Marsha menenangkan Zee. Chika hanya bisa menangis melihat semua yang terjadi. "kamu jahat, Christo" batin Chika. "kenapa kehidupanku begitu menyakitkan, jika saja aku bisa kembali ke masa lalu, akan ku ubah sikapku terhadapnya" -Zeeon Bagaimanakah kisah mereka nantinya? Stayy tune teruss yahh dan jangan lupa vote and comment, karena vote dan comment akan membuat authot lebih semangat lagi upload. Maakasih.
All Rights Reserved
#145
christyjkt48
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • satu hati satu nama
  • Nabastala "gitkath"
  • Cinta Di Balik Kost-an
  • MY LITTLE ZEE [Revisi]
  • Rumah Yang SEMPURNA Untuk Pulang Seasons2
  • Milk Loving Baby [FreSha]
  • Kembali Bersama [END]

"Dan... kalo Chika suka sama lo?" tanya seseorang bernama Azizi asadel bimantara sambil menatap serius ke arah sahabatnya. Christy arsena airlangga menoleh perlahan, ekspresi wajahnya berubah lembut. "Itu bukan pertanyaan Zee... gue pasti seneng banget." Suaranya rendah, penuh makna. Ia menarik napas sebentar, lalu melanjutkan, "Pertama kali gue liat dia, dia masih kecil. Lincah, cerewet, polos banget. Gue pikir waktu itu cuma momen sekali lewat. Tapi tiba-tiba... gue ketemu dia lagi. Muncul di cafe, dengan suara khasnya itu. Chika." Christy terkekeh pelan, matanya menerawang jauh. "Kaget gue. Udah gede dia... tapi tetap berisik." Zee hanya diam, mendengarkan penuh perhatian. "Gue suka ngeliatin dia dari jauh, Zee. Diam-diam. Gue kagum sama keberaniannya. Chika tuh tipe yang gak tahan liat orang diperlakuin gak adil. Dia bakal selalu berdiri buat yang lemah, walaupun kadang caranya meledak. Tapi itu dia... kuat." Christy menunduk sebentar, lalu mengangkat kepalanya lagi. "Kadang hidup lucu ya. Hal yang kita mau... belum tentu buat kita. Tapi... selama gue bisa ngeliat dia bahagia, meski bukan sama gue, itu udah cukup zee." Zee hanya bisa menatap sahabatnya itu dengan senyum simpul. "Tapi siapa tau semesta punya cara sendiri." Christy pun tersenyum tipis. "Gue harap, kalo waktunya datang... dia juga lihat gue bukan cuma sekadar orang di latarnya."

More details
WpActionLinkContent Guidelines