Bloody Rose

Bloody Rose

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 5, 2020
Hanya cerita tentang keluarga kecil di suatu tempat. Tentang penyesalan seumur hidup yang berakhir dengan matinya hati nurani. Semua terangkai menjadi satu dalam mawar merah berduri tajam, tumbuh dalam kesendirian di tengah hutan.... Warning!! Mengandung kekerasan dan darah. Jika tak suka atau tak tahan, tombol kembali selalu tersedia untuk anda. Cerita ini murni dari pikiran saya sendiri, sedangkan cover berasal dari pinterest yang sedikit saya edit. Dilarang menciplak cerita ini! Capek tau buatnya, anda malah asal colong -_-" Dan bagi yang pernah mengikuti saya di akun sebelumnya, sesuai janji buku ini saya publish ulang. Walau mungkin akan ada perubahan dalam ceritanya agar, tapi saya usahakan bisa lebih bagus. Jadi selamat menikmati~★
All Rights Reserved
#4
ben
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KKN Hutan Seram✓
  • KABUT HITAM [ END]
  • くも の せかい Dunia Kabut
  • Transmigrasi Arion Barendra [Hiatus]
  • KELUARGA VAN DIJK
  • THE FAMILY CODE: SECRETS [𝐸𝑁𝐷]
  • Teror sinden (Liburan Telaga Tengah Alas)
  • El Cielo y la Tierra

Sampai dimana Aaron melihat Citra dan Arumi yang terlentang di tanah. Aaron bertanya tentang Arumi kepada Citra. Citra dengan sikap lembut menjawab, jika Arumi kehabisan darah, dan akhirnya mengalami tidak sadarkan diri. Citra kemudian meminta Aaron untuk membagi darahnya kepada Arumi. Tanpa berpikir lagi, Aaron menyetujui permintaan Citra. Lalu Citra mematahkan salah satu kuku panjang miliknya, yang ia berikan kepada Aaron. Kuku tersebut sangat runcing nan tajam, dengan panjang 5cm. Tanpa berpikir logis untuk bertanya perihal kuku panjang milik Citra. Aaron langsung mengambil patahan kuku milik Citra yang kini berada di genggamannya. Citra dengan wajah cemas meminta Aaron membelah telapak tangannya menggunakan kuku tajam yang di berikannya itu. Ia langsung membelah telapak tangan kirinya menggunakan kuku tajam tersebut. Membelah tanpa rasa sakit. Semakin dalam kuku tajam itu membelah telapak tangannya, darah merah keluar mengalir begitu saja. Segera Citra menggenggam lengan kiri Aaron. Kemudian meneteskan darah segar dari telapak tangan Aaron menuju mulut Arumi yang kini berada pada posisi duduk di bawah tanah dengan mata tertutup dan mulut terbuka. Aliran darah itu begitu cepat, sampai-sampai darah memenuhi mulut Arumi dan jatuh ke tanah. Beberapa detik setelahnya, Aaron tak melihat Citra di hadapannya. - #Horor ke -5 (18-Juli-22) Musim pertama untuk Ranking tertinggi ke-2 dari #horor 3 Januari 2021 Musim pertama untuk Ranking tertinggi ke-3 dari #horror 12 Januari 2021 Beberapa kali peringkat 1-2 #hororindonesia Beberapa kali Peringkat 1 #ceritahoror Beberapa kali #horrorstory (peringkat 1) Dan #hororstory (peringkat 1) Dll.

More details
WpActionLinkContent Guidelines