DAS BLEIBT

DAS BLEIBT

  • WpView
    Reads 196
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 13, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Beberapa hal yang sebenarnya tak perlu kau tahu, tapi perlu untuk menghargai. Disaat yang sama, di waktu yang sama. Di detik yang sama pula. Se-alur perasaan, datang. Bersama sekucup luka yang tengah mengumpat. Aku tahu itu. Sebuah pertanda, bahwa kau tahu aku kuat. Soal pasti, aku tak pernah memaksa. Karna rasa, hanya dimiliki olek pemilik, bukan peminta. Bolehkah aku mengungkap? Tentang siapa yang sebenarnya berperan? Hati atau logika. Hati memilih, logika mencegah. Jika hati terus mengelak, dan logika pun ikut pasrah. Lalu siapa yang berperan sebagai protagonis? Datanglah membawa hal positif, meski luka memang harus menyusul. Karna, dimana ada memulai, risiko pasti mengikut. Aku hanya percaya, pada pencapaian akhir. Menyesali, menerima, memperbaiki. Aku sayang kamu, untuk saat ini, dan biarkan waktu berperan untuk membatasi. ~abi~
All Rights Reserved
#21
kulkasberjalan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maaf' (Revisi)
  • Mencintai Tanpa Terluka 1 {END}
  • Anak Angkat & Keluarga Posesif
  • DILEMA CINTA [END] COMPLETED
  • Happier Than Ever [COMPLETED]
  • CARAKU MENINGGALKANMU
  • TRAUMA

Hari hariku akan segera di mulai atau malah akan berakhir secepat itu? Ini yang dinamakan fajar atau senja? Ini jalanmu atau jalanku? Aku ingin berhenti dari semua fantasi ini Maaf..... Kumohon lupakan aku.... Semua tentangku ••• "kenapa ibu nggak pernah jujur sama aku selama ini?"ucap Nita yang telah berlinang air mata. Hatinya seketika hancur ketika mengetahui rahasia yang selama ini disembunyikan ibunya. "Maafin ibu, ibu takut jika kamu akan pergi ninggalin ibu''ucap Ranti yang tak bisa menahan air mata yang semula dibendungnya. "Tinggalkan aku, aku butuh waktu sendiri"ucap Nita yang langsung memalingkan wajahnya dari ibunya. "Nit dengerin ibumu dulu"ucap Andi "Cukup Ndi, kumohon pergi dari sini!'' Andi dan Ranti pun keluar dari kamar Nita. Setelah mereka pergi, Nita menangis sejadi jadinya. "Kenapa kalian semua egois?"ucap Nita di tengah tangisannya. "Riza, hanya Riza yang bisa ngertiin aku. Aku harus bertemu dengan nya"batin Nita. ••• Sebuah cerita tentang dia, aku, dan sebuah perasaan yang takkan terungkap dengan mudah Cinta yang terpendam karena eratnya persahabatan Cinta yang terhalang karena terbongkarnya suatu rahasia besar Mau tahu bagaimana keseruan ceritanya?jangan lupa mampir untuk baca ya

More details
WpActionLinkContent Guidelines