PENGAP HARAP

PENGAP HARAP

  • WpView
    Reads 346
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 29, 2020
Jika nanti nyawaku sudah terbang mengudara, tulisan ini satu-satunya jejak yang kutinggalkan. Di setiap harinya, aku habiskan waktu dengan murung dan merenung, membaca, menghisap sebatang teman kecil yang selalu menjadikanku batuk setiap harinya, serta memikirkan perihal-perihal lain tentang hidup, dan hidup setelah mati. kehidupanku penuh dengan tanda tanya, kehidupan yang dulunya aku rancang semasa kecil mulai berkeliaran tak beraturan, seperti asap rokok yang setelah dihembus entah kemana perginya, tak tentu. Bathinku terus menerus dihantam, pikiranku terus menerus dihantui, hingga mati menjadi pilihan satu-satunya yang paling kunanti. Barangkali kehidupan mencoba untuk mempermainkanku, ya... Mempermainkanku selama 20 tahun lamanya (seumur hidup). Hingga pada akhirnya rasa pesimis akan berumur panjang mencuat kepermukaan, kegelisahan selalu membuatku ingin cepat-cepat tertidur panjang dalam keabadian, mati muda. Aku meradang dan tersingkir. Mengembara sebagai orang kalah. Akankah nasibku setragis Kurt Cobain, pemusik yang candu benar akan kehancuran, yang terlunta-lunta dilamun pikirannya sendiri, menembaki kepalanya dengan senapan laras panjang, hingga pecah berserakan? Atau lebih parah? Entahlah... Yang pasti, hidup mulai kurasa seperti api kemalangan yang tak pernah padam.
All Rights Reserved
#510
kelam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Junior My Love ✔️
  • AETERNA  | Selesai✓
  • Laki-Laki Lebih dari Perempuan (Dalam Hal Patah Hati)
  • Revenant: Kuntilanak Penyelamat
  • Satu Bait Tentang Hidup
  • Sunyi
  • Full Of Scratches
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]

Ku tulis sebuah pengakuan Tentang kerinduan yang masih membungkam Masih terasa nyata meski rupanya sudah terlalu fana Coretan kehampaan diri masih melekat Menggambarkan apa yang sudah terlalu sesat Namun tak mau pergi dan masih berkarat Ku tuai sebuah rasa yang beralih duka Mengajarkan diri, bahwa yang bukan jalannya akan pergi sesuai alurnya Kesadaran diri yang memapah langkah untuk beralih Berdamai dengan kenyataan Bahwa yang ada akan tiada pada masanya 🌹Typo masih banyak karena belum di revisi🌹

More details
WpActionLinkContent Guidelines