"Ne.. ne.. Shigaraki-san... apa kau percaya denganku?" Seorang gadis bertubuh ramping sedikit lebih tinggi dengan Himiko Toga. Dengan alis nya yang terangkat dan seringai tipisnya, ia mengulurkan tangan pada ketua baru Aliansi Kejahatan dengan genggaman setabung cairan merah kehijauan. "Aku tidak percaya orang ini" ungkap Dabi di sampingnya menatap serius gadis bertudung merah dengan sedikit terlihat helaian rambut abu-abu klimis panjangnya. Rambut itu mengkilat dan benar-benar berbau menyegrak menusuk hidung. "Aku percaya padamu" celetuk Tomura mengambil tabung di tangannya. "Selamat bergabung di aliansi kejahatan.." "...#*%*%##*" "Siapa? Shigaraki-san? Aku tidak mendengar siapa namanya!" Pekik Himiko Toga dengan debaran jantung yang sangat kencang. Pasalnya telinganya berdenging seusai sedetik ketika Tomura menerima tabung dari uluran tabung itu. Matanya membulat sempurna sebelum akhirnya pandangannya mulai menghitam. Benar saja, pendengarannya sudah tidak jelas lagi sebelum matanya telah tertutup oleh horizon-horizon aneh. "Tubuhku bergerak sendiri" "Ahahahahah!!!" BLARRR!!!! "Segera kirimkan bantuan! UA diserang ledakan cairan!" "Apa itu?! Mayat hidup?!" "Maaf, Aizawa-sensei!! Pihak luar juga mengalami hal yang sama! Ledakan cairan tiba-tiba!" Satu pulau terbesar Jepang terkontaminasi ledakan cairan yabg membuat semua orang menjadi mayat hidup? Ah! Tidak semua! Hanya seseorang yang mendapati cairan itu masuk ke tubuhnya lah yang menjadikan mereka mayat hidup. Lantas, kenapa menjadi banyak?? "I-Ini seperti di film-film! Ini zombie!!!" Virusnya menular cepat dengan gigitan. "T-Todoroki-kun.. bagaimana ini..?" "(Y/n).. Sepertinya.. hanya kita yang selamat dari virus di sekolah ini" "Tidak.. aku merasakan ada yang masih manusia.. ada beberapa.." "Ayo kita selamatkan!" Todoroki menaruh harapan besar pada gadis bersurai klimis yang ikut berusaha sembunyi di sampingnya. "Selamatkan?" Lidah menjilat bibirnya gemas. Itu tidak menarik, sayang.All Rights Reserved