The Witchtale True Love Journey

The Witchtale True Love Journey

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 28, 2020
Hai, apa kalian tahu, rambut merah adalah tanda bahwa seseorang itu adalah penyihir. Sejak zaman dahulu, klan penyihir dipercaya memiliki kekuatan magis dan kecantikan yang luar biasa. Rambutnya berawarna apel masak, matanya berwarna lautan biru, dan senyumnya mampu melelehkan hati siapapun yang melihatnya. Bahkan orang-orang percaya bahwa kecantikan mereka juga sebuah sihir yang hebat. The Witchtale berkisah tentang seorang heroine bernama Athena, yang dilahirkan sebagai anak seorang penyihir. Ini cerita Athena, melalui negeri seribu satu malam ke daerah dengan nuansa eropa, bertemu dengan bermacam-macam orang dan bertualang mencari jati dirinya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cermin Ke Dunia Aetheria
  • MAGIC SCHOOL
  • Land of Youth
  • The Consort ✔
  • The First Chance
  • Yang Terpilih : Pemburu Penyihir (witch Hunter) Season 2
  • The Miracle Of Crystals
  • The Magic Stone: Crystalball [END]
  • BATAS KEMATIAN
  • Clara With The Boys ( A Magic's Crown )

Raina, gadis 16 tahun dengan rambut sebahu dan tatapan selalu penasaran, berdiri terpaku di depan rumah tua yang diwarisi dari neneknya. Bangunan itu berdiri seperti bangkai raksasa di tengah desa kecil bernama Windmere, penuh dengan tanaman rambat dan cat yang mengelupas. Tapi yang paling menarik perhatian Raina bukan dindingnya, melainkan cermin besar di loteng, berbingkai perak dengan ukiran aneh seperti simbol bintang, mata, dan akar pohon. "Aneh... kenapa cermin ini dingin sekali, padahal lotengnya panas," gumam Raina, meletakkan tangannya di permukaannya. Begitu jari telunjuknya menyentuh simbol di sudut kanan atas, udara di sekitarnya bergelombang. Cermin itu bersinar lembut biru, dan permukaannya mulai berputar seperti pusaran air. Sebelum Raina sempat mundur, sebuah suara terdengar di dalam kepalanya: "Pewaris Cahaya, waktumu telah tiba." Dan dalam sekejap, tubuhnya tersedot ke dalam pusaran itu. Raina terjatuh di atas rerumputan ungu dan langit jingga - dunia asing yang tampak seperti mimpi dan mimpi buruk bersatu. Makhluk bersayap perak melayang di udara. Pohon-pohon berbisik. Di kejauhan, berdiri sebuah menara kristal yang memancarkan sinar ke langit. "Selamat datang di Aetheria," kata seorang anak laki-laki sebaya yang tiba-tiba muncul di sampingnya. "Kami sudah menunggumu selama dua abad."

More details
WpActionLinkContent Guidelines